BRI Ingatkan Nasabah Waspadai Penipuan Mengatasnamakan Bank, Kenali Kanal Resminya

Faktaindonesianews.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mengingatkan masyarakat agar semakin waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan perbankan. Pelaku kejahatan siber kini memanfaatkan beragam sarana komunikasi untuk membangun kepercayaan calon korban sebelum meminta informasi pribadi maupun data rahasia.

Direktur Operations BRI Hakim Putratama mengatakan, perkembangan teknologi membuat pelaku kejahatan siber semakin leluasa menggunakan berbagai medium komunikasi untuk menjalankan aksinya. Salah satu cara yang digunakan adalah dengan mengaku sebagai perwakilan atau petugas dari institusi perbankan.

Bacaan Lainnya

Karena itu, menurut Hakim, nasabah perlu lebih teliti ketika menerima pesan, telepon, atau bentuk komunikasi lainnya yang mengatasnamakan BRI.

Jangan Mudah Percaya Komunikasi yang Mengatasnamakan BRI

Hakim menjelaskan, BRI terus memperkuat kapabilitas teknologi dan sistem keamanan untuk menjaga keandalan layanan digital. Namun, perlindungan transaksi tidak hanya bergantung pada sistem perbankan.

Nasabah juga memiliki peran penting dengan memastikan terlebih dahulu sumber informasi sebelum memberikan respons atau mengikuti instruksi tertentu.

“BRI terus memperkuat kapabilitas teknologi dan pengelolaan sistem untuk menjaga keamanan dan keandalan layanan digital. Di sisi lain, kami mengajak nasabah untuk selalu berhati-hati ketika menerima komunikasi yang mengatasnamakan BRI dan memastikan informasi tersebut berasal dari kanal resmi sebelum memberikan data maupun melakukan tindakan apa pun,” ujar Hakim dalam keterangan tertulis, Rabu (30/9/2026).

Menurutnya, kewaspadaan nasabah yang didukung sistem keamanan yang andal menjadi bagian penting untuk menciptakan transaksi digital yang lebih aman.

Kenali Ciri Kanal Resmi BRI Contact 1500017

BRI juga mengingatkan nasabah untuk mengenali ciri komunikasi resmi agar tidak mudah terjebak oleh pihak yang menyamar sebagai petugas bank.

Salah satu kanal komunikasi resmi BRI adalah BRI Contact 1500017. Nomor tersebut dapat dikenali karena menggunakan 1500017 secara langsung, tanpa tambahan prefiks atau kode seperti tanda plus (+), minus (-), maupun +62.

BRI juga menegaskan bahwa kanal resminya bukan nomor masking ataupun sekadar nama kontak di WhatsApp.

Hal penting lainnya, petugas BRI tidak akan meminta nasabah memberikan informasi yang bersifat pribadi dan rahasia. Data tersebut antara lain:

  • PIN
  • User ID
  • Password
  • Kode OTP
  • CVC/CVV kartu

Nasabah perlu berhati-hati apabila ada pihak yang mengaku sebagai petugas BRI kemudian meminta data-data tersebut dengan alasan verifikasi, pembaruan rekening, hadiah, keamanan akun, maupun alasan lainnya.

Gunakan Kanal Resmi BRI untuk Mendapatkan Bantuan

Untuk mendapatkan informasi, bantuan, atau layanan perbankan, nasabah dianjurkan menggunakan kanal resmi BRI.

Beberapa kanal yang tersedia antara lain Sabrina melalui WhatsApp 0812 1214 017, Pusat Bantuan pada aplikasi BRImo, serta email callbri@bri.co.id.

Informasi mengenai layanan BRI juga dapat diperoleh melalui situs resmi BRI di www.bri.co.id.

Sementara itu, masyarakat yang ingin memperoleh informasi mengenai produk dan layanan BRI dapat mengikuti kanal media sosial resmi, yakni TikTok dan Instagram @bankbri_id, Facebook BANK BRI, serta platform X melalui akun @BANKBRI_ID, @promo_BRI, dan @kontakBRI.

Penggunaan kanal resmi menjadi langkah penting untuk memastikan informasi yang diterima benar-benar berasal dari BRI dan bukan dari pihak yang mencoba memanfaatkan nama perusahaan.

Nasabah Diminta Tidak Terburu-buru

Hakim mengingatkan masyarakat agar tidak langsung mengikuti instruksi ketika mendapatkan komunikasi yang mencurigakan. Nasabah sebaiknya melakukan pengecekan terlebih dahulu melalui kanal resmi BRI sebelum mengambil tindakan.

“Kolaborasi antara BRI dan nasabah menjadi fondasi dalam membangun ekosistem digital yang aman dan nyaman. Jangan terburu-buru mengambil tindakan ketika menerima komunikasi yang mencurigakan, dan pastikan informasi tersebut berasal dari kanal resmi BRI,” pungkas Hakim.

Pos terkait