Bupati Garut Lantik 88 PNS, Abdusy Syakur Amin Tekankan Reformasi Birokrasi dan Manajemen Talenta

Bupati Garut Lantik 88 PNS, Abdusy Syakur Amin Tekankan Reformasi Birokrasi dan Manajemen Talenta

Garut, Faktaindonesianews.com – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi mengambil sumpah jabatan 69 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Jabatan Struktural dan 19 PNS Jabatan Fungsional di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa, 6 Januari 2026. Pelantikan ini menjadi bagian penting dari langkah strategis Pemerintah Kabupaten Garut dalam memperkuat kinerja birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Dalam sambutannya, Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar pengisian jabatan kosong maupun rotasi rutin aparatur sipil negara. Ia menyebut momentum ini sebagai langkah nyata menjawab tuntutan reformasi birokrasi yang semakin kuat disuarakan masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Tuntutan reformasi birokrasi hari-hari ini sering disuarakan oleh berbagai pihak, terutama terkait peningkatan kualitas pelayanan publik dan kapasitas penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Garut. Ini adalah agenda yang tidak bisa ditawar-tawar lagi,” tegas Syakur.

Ia menekankan bahwa reformasi birokrasi harus diwujudkan melalui aparatur yang kompeten, responsif, dan mampu bekerja cepat dalam melayani masyarakat. Menurutnya, jabatan bukan sekadar posisi, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Bupati Garut juga memberikan perhatian khusus terhadap akurasi dan validitas data, terutama yang berkaitan dengan pelayanan dasar dan bantuan sosial. Ia secara tegas menginstruksikan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta para pimpinan wilayah seperti camat dan lurah untuk lebih proaktif dalam merespons keluhan masyarakat.

“Kalau ada masalah, saya mohon camat dan lurah cepat cari informasi, cepat cari solusinya. Jangan sampai masyarakat dibiarkan menunggu,” ujarnya.

Syakur menyoroti masih adanya keluhan terkait bantuan sosial yang tidak tepat sasaran, yang sebagian besar disebabkan oleh ketidaksesuaian data. Untuk itu, sebagai langkah konkret, ia berencana melakukan koordinasi langsung ke Kementerian Sosial RI pada pekan berikutnya. Tujuannya adalah memastikan integrasi data kemiskinan Desil 1 hingga Desil 5 berjalan lebih valid, akurat, dan efektif.

Selain itu, kebijakan mutasi dan rotasi jabatan kali ini juga diarahkan pada penguatan manajemen talenta di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut. Syakur menyampaikan bahwa Pemkab Garut memiliki banyak aparatur dengan potensi besar, namun harus dikelola melalui sistem yang berbasis kompetensi.

“Kita sekarang mendorong penguatan manajemen talenta. Kita punya data orang-orang hebat, tentu dengan ukuran yang jelas, yaitu kompetensi,” pungkasnya.

Dalam pelantikan tersebut, turut dilantik tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, yakni Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Ir. Beni Yoga Gunasantika, M.P, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan drh. Dyah Savitri, M.A, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Agus Kurniawan, S.Si., M.E.

Pos terkait