Erdogan Tegaskan Kemerdekaan Palestina Tak Bisa Ditunda Saat Bertemu Prabowo

Erdogan Tegaskan Kemerdekaan Palestina Tak Bisa Ditunda Saat Bertemu Prabowo
Erdogan Tegaskan Kemerdekaan Palestina Tak Bisa Ditunda Saat Bertemu Prabowo

Bogor, Faktaindonesianews.com – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dengan tegas menyatakan bahwa kemerdekaan Palestina tidak bisa lagi ditunda. Pernyataan ini disampaikan saat bertemu dengan Presiden Indonesia Prabowo Subianto di Istana Merdeka Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (12/2).

Dalam konferensi pers bersama, Erdogan menyampaikan sikap tegas Turki dalam mendukung kemerdekaan Palestina dan menolak segala bentuk upaya yang menghalangi hak tersebut.

Bacaan Lainnya

“Berdirinya negara Palestina yang merdeka tak bisa diundur-undur lagi,” tegas Erdogan. Ia menambahkan bahwa segala upaya yang menghalangi kemerdekaan Palestina tidak dapat diterima dan tidak sah secara hukum internasional.

Menurutnya, jika situasi di Palestina tidak segera diselesaikan, konflik akan semakin meluas dan berpotensi menimbulkan pertumpahan darah yang lebih besar.

Erdogan menyoroti bahwa perdamaian di Timur Tengah sangat bergantung pada tercapainya kemerdekaan Palestina. “Sebelum Gaza mencapai perdamaian, sebelum Palestina mencapai perdamaian, maka tidak mungkin negara sekitarnya mencapai perdamaian,” tambahnya.

Dengan pernyataan tersebut, Erdogan menegaskan posisi Turki yang konsisten mendukung Palestina dan menentang agresi serta pendudukan oleh Israel.

Turki dikenal sebagai salah satu negara yang paling vokal dalam mendukung hak-hak Palestina. Bahkan, saat rumah sakit terbesar di Gaza dibom oleh Israel, Turki mendeklarasikan masa berkabung selama tiga hari sebagai bentuk solidaritas.

Sejak agresi Israel yang dimulai pada tahun 2023, situasi di Palestina semakin memburuk. Serangan brutal yang menargetkan fasilitas umum dan rumah warga sipil telah meluluhlantakkan wilayah Palestina. Akibat dari konflik berkepanjangan ini, lebih dari 48.000 orang di Palestina dilaporkan meninggal dunia.

Di tengah situasi yang semakin memburuk, muncul usulan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk membangun kembali Gaza. Namun, rencana tersebut menuai kontroversi karena melibatkan pengusiran warga Palestina dari tanah air mereka.

Erdogan dengan tegas menolak solusi yang dianggap tidak adil tersebut, dan menekankan pentingnya mencari jalan keluar yang menghormati hak-hak dasar Palestina.

Pertemuan antara Recep Tayyip Erdogan dan Prabowo Subianto menunjukkan solidaritas internasional dalam mendukung kemerdekaan Palestina. Erdogan menegaskan bahwa kemerdekaan Palestina tidak bisa ditunda, dan perdamaian di Timur Tengah sangat bergantung pada terwujudnya kemerdekaan tersebut.

Sikap tegas Turki menunjukkan komitmen untuk terus mendukung Palestina, sekaligus menolak segala bentuk agresi dan pendudukan. Dengan semakin memanasnya situasi, dunia kini menanti langkah konkret yang dapat membawa perdamaian abadi di Timur Tengah.

Pos terkait