Bandung, Faktaindonesianews.com – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mendorong seluruh warga untuk memastikan kepesertaan BPJS Kesehatan tetap aktif sebagai bentuk perlindungan diri sekaligus wujud solidaritas sosial antarwarga.
Berdasarkan data BPJS Kesehatan, tingkat keaktifan peserta di Kelurahan Ranca Numpang telah mencapai 80,64 persen, sementara cakupan Universal Health Coverage (UHC) berada di angka 97,09 persen. Capaian tersebut dinilai cukup baik, namun masih memerlukan penguatan agar seluruh warga terlindungi secara optimal.
Farhan menyampaikan hal tersebut saat menghadiri kegiatan Siskamling Siaga Bencana di Kelurahan Ranca Numpang, Kecamatan Gedebage, Rabu (17/12/2025).
“Kita tidak pernah tahu kapan sakit, kecelakaan, atau kondisi kritis datang. Dengan BPJS aktif, warga tidak perlu khawatir soal biaya,” ujar Farhan.
BPJS Jadi Jaring Pengaman Warga
Menurut Farhan, BPJS Kesehatan merupakan jaring pengaman penting bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi kondisi darurat yang datang tanpa peringatan. Ia menegaskan, kepesertaan aktif dapat mencegah beban biaya pengobatan yang berpotensi memberatkan keluarga.
Farhan juga menjelaskan bahwa iuran BPJS Kesehatan bukan hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi juga menjadi bentuk gotong royong dalam membantu warga kurang mampu. Pemerintah Kota Bandung sendiri mengalokasikan anggaran ratusan miliar rupiah setiap tahun untuk mendukung keberlangsungan program UHC.
“Dengan membayar BPJS, kita ikut membantu saudara-saudara kita yang masuk kelompok tidak mampu. Ini bukan hanya soal kesehatan, tapi juga kepedulian sosial,” tegasnya.
Peran Kader dan Aparat Kewilayahan
Dalam kegiatan siskamling tersebut, Pemkot Bandung bersama BPJS Kesehatan juga menekankan peran kader dan aparat kewilayahan untuk membantu warga yang kepesertaannya belum aktif.
Selain itu, pemerintah mendorong edukasi berkelanjutan agar warga yang memiliki kemampuan finansial dapat beralih ke kepesertaan mandiri, sehingga program jaminan kesehatan berjalan lebih berkelanjutan dan tepat sasaran.
Melalui penguatan kepesertaan BPJS Kesehatan, Pemkot Bandung berharap seluruh warga dapat memperoleh perlindungan kesehatan yang merata, sekaligus memperkuat nilai gotong royong sebagai fondasi pelayanan publik di Kota Bandung.
