Farhan Tegaskan Bandung Harus Pertahankan Posisi sebagai Destinasi Wisata Utama Indonesia

Farhan Tegaskan Bandung Harus Pertahankan Posisi sebagai Destinasi Wisata Utama Indonesia

Bandung, Faktaindonesianews.com – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan bahwa Bandung harus terus mempertahankan posisinya sebagai salah satu destinasi wisata utama di Indonesia. Hal itu ia sampaikan dalam kegiatan Malam Anugerah Pesona Pariwisata Kota Bandung 2025 yang digelar di Nusantara Ballroom ARTOTEL Suites Aquila Hotel, Jalan Dr. Djunjunan, Kamis (6/11/2025).

Farhan menjelaskan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi telah memberikan arahan khusus agar Kota Bandung tetap menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan. Pasalnya, sektor ini terbukti menjadi tulang punggung ekonomi Jawa Barat yang berbasis pada industri kreatif.

Bacaan Lainnya

“Bandung merupakan pusat industri kreatif. Pariwisata adalah bentuk industrialisasi dari sektor kreatif itu sendiri. Kita hidup dari pariwisata, dan inilah yang membuat Bandung selalu dinamis,” ujar Farhan di hadapan para pelaku industri pariwisata.

Farhan juga mengingatkan bahwa sejak tahun 2016, Kementerian Pariwisata telah menetapkan Bandung sebagai salah satu dari 10 destinasi wisata utama nasional melalui konsep co-branding “Stunning Bandung”, turunan dari kampanye Wonderful Indonesia.

“Branding Stunning Bandung ini masih sah berdasarkan SK Menteri Pariwisata tahun 2016. Karena itu, kami di Pemkot belum meluncurkan branding baru. Kami ingin memastikan dulu bahwa konsep lama ini benar-benar diinternalisasi dan dimanfaatkan secara maksimal,” jelasnya.

Menurut Farhan, strategi promosi pariwisata tidak cukup hanya dengan kampanye visual atau slogan menarik. Diperlukan konsep pengembangan yang menyeluruh dan berkelanjutan agar ekosistem wisata tumbuh selaras dengan ekonomi kreatif dan kebutuhan wisatawan masa kini.

“Kita harus memiliki konsep yang menyeluruh dan menjadi wadah agregasi bagi para pelaku industri wisata. Bandung tidak boleh kehilangan arah dan identitasnya sebagai kota kreatif dan ramah wisata,” tegas Farhan.

Acara penghargaan tersebut dihadiri ratusan pelaku industri pariwisata, mulai dari pengusaha hotel, kafe, restoran, pengelola tempat wisata, asosiasi industri kreatif, hingga perwakilan BUMN dan BUMD.

Dalam kesempatan itu, Farhan menyerahkan penghargaan kepada para pelaku usaha pariwisata terbaik yang dinilai berhasil berinovasi dan berkompetisi di tengah tantangan ekonomi kreatif yang terus berubah.

“Saya ingin memberikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh restoran, kafe, hotel, dan tempat wisata yang berani maju menjadi peserta Anugerah Pesona Pariwisata Kota Bandung. Ini bukan sekadar kompetisi, tetapi wujud keberanian dalam memperkuat daya saing pariwisata Bandung,” tutupnya.

Pos terkait