Jabar Dorong Ketangguhan Pariwisata, Kadisparbud Hadiri RAKERDA I PHRI 2025 di Cirebon

Jabar Dorong Ketangguhan Pariwisata, Kadisparbud Hadiri RAKERDA I PHRI 2025 di Cirebon

Cirebon, Faktaindonesianews.com – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat, Lendra Sofyan, menghadiri pembukaan Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) I Tahun 2025 Badan Pimpinan Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) Jawa Barat. Kegiatan berlangsung di Grand Tryas Hotel Cirebon, Rabu (26/11/2025), sekaligus mewakili Gubernur Jawa Barat untuk membuka acara secara resmi.

Acara ini dihadiri berbagai pemangku kepentingan utama sektor pariwisata, perhotelan, dan restoran. Sejumlah tokoh yang turut memberikan sambutan antara lain Ketua BPD PHRI Jawa Barat Dodi Ahmad Sofiandi, Ketua GIPI Jawa Barat Herman Muchtar, Ketua Umum BPP PHRI Hariyadi Sukamdani, serta Wali Kota Cirebon Effendi Edo. Keberadaan para tokoh ini menegaskan kuatnya dukungan kolaboratif antara pemerintah dan pelaku usaha dalam memperkuat ketahanan industri pariwisata.

Bacaan Lainnya

Mengusung tema “Membangun Ketangguhan Usaha melalui Kolaborasi Pariwisata”, RAKERDA ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan langkah pembangunan pariwisata yang lebih terarah. Dalam sambutannya, Lendra Sofyan menegaskan bahwa kesinambungan antara pembangunan infrastruktur dan penguatan sektor pariwisata merupakan kunci utama pengembangan Jawa Barat ke depan.

“Infrastruktur jalan dan akses desa menjadi prioritas Pak Gubernur, termasuk pengembangan Cirebon sebagai Malioboronya Jawa Barat,” ujarnya. Menurutnya, peningkatan konektivitas wilayah akan berdampak langsung pada jumlah kunjungan wisatawan serta memperluas kesempatan usaha bagi pelaku industri kreatif, hotel, dan restoran.

Sementara itu, Ketua PHRI Jawa Barat menyampaikan komitmen organisasi untuk terus menjaga komunikasi kondusif dengan pemerintah. Kolaborasi yang harmonis dinilai sangat penting untuk menciptakan iklim usaha yang sehat, terutama di tengah dinamika industri pariwisata yang cepat berubah.

Di sisi lain, Wali Kota Cirebon Effendi Edo menegaskan kesiapan daerahnya dalam mendorong kemajuan hotel dan restoran sekaligus memperkuat identitas lokal. Ia menyoroti pentingnya karakter khas Cirebon yang tercermin dari unsur budaya seperti jati bentar dan bata terakota, yang dapat menjadi daya tarik wisata tersendiri.

Dengan terselenggaranya RAKERDA ini, Jawa Barat diharapkan mampu memperkuat ketangguhan sektor pariwisata melalui kolaborasi, inovasi, dan penguatan infrastruktur. Langkah ini sekaligus menjadi dorongan penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan, sejalan dengan visi Jawa Barat sebagai kawasan wisata unggulan yang adaptif dan kompetitif.

Pos terkait