Kota Bandung Borong Empat Penghargaan Adminduk Prima 2025, Bukti Nyata Pelayanan Publik Berkualitas

Kota Bandung Borong Empat Penghargaan Adminduk Prima 2025, Bukti Nyata Pelayanan Publik Berkualitas

Bandung, Faktaindoneianew.com – Kota Bandung kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Barat. Dalam ajang Penghargaan Adminduk Prima 2025, yang digelar bersamaan dengan Evaluasi Penilaian Kinerja Adminduk Prima di Aula Barat Gedung Sate Bandung pada Rabu, 8 Oktober 2025, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung sukses memborong empat penghargaan bergengsi sekaligus.

Adapun penghargaan yang diraih mencakup berbagai kategori strategis. Pertama, Wali Kota Bandung menerima anugerah sebagai Pembina Terbaik “Adminduk Prima” untuk kategori kabupaten/kota dengan tingkat kepadatan penduduk besar di Jawa Barat.

Bacaan Lainnya

Kedua, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung dinobatkan sebagai Terbaik I dalam penilaian kinerja antar Disdukcapil kabupaten/kota se-Jawa Barat.

Ketiga, Bandung juga kembali meraih penghargaan “Drestanta Arindama” atau teladan/panutan terbaik untuk kali kedua berturut-turut. Terakhir, petugas front office Disdukcapil Kota Bandung berhasil menyabet Terbaik I dalam kategori kepadatan penduduk besar.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menyampaikan rasa syukurnya atas capaian luar biasa ini. Ia menegaskan bahwa prestasi tersebut merupakan buah dari kerja keras, dedikasi, dan sinergi seluruh tim Disdukcapil Kota Bandung.
“Alhamdulillah, kita mendapatkan empat penghargaan sekaligus dan semuanya juara satu. Ini bukti nyata dari kerja keras seluruh tim Disdukcapil Bandung,” ujar Erwin penuh bangga.

Lebih lanjut, Erwin menuturkan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) di Kota Bandung. Ia mencontohkan berbagai inovasi yang telah dijalankan, seperti pencetakan massal Kartu Identitas Anak (KIA) yang mencatatkan Rekor MURI dengan jumlah penerbitan mencapai 52.010 kartu, serta layanan adminduk di rumah sakit agar bayi baru lahir bisa langsung memperoleh KK dan dokumen kependudukan.

“Saat ini perekaman adminduk di Kota Bandung sudah hampir 100 persen. Kami ingin setiap layanan benar-benar hadir di tengah masyarakat, mulai dari rumah sakit hingga kelurahan,” tambahnya.

Erwin juga berpesan agar seluruh petugas Disdukcapil terus bekerja dengan hati dan niat tulus.
“Saya selalu ingatkan, niatkan pekerjaan ini sebagai ibadah. Layani warga dengan senyum dan ketulusan, karena dari sanalah keberkahan hadir,” katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat yang terus berinovasi dalam memberikan pelayanan publik terbaik.

“Prestasi ini bukan hanya simbol pengakuan, tetapi juga pemicu semangat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Bagi daerah lain, jadikan ini inspirasi untuk terus berbenah,” ujarnya.

Erwan menegaskan bahwa tantangan pelayanan adminduk di Jawa Barat cukup besar mengingat jumlah penduduk mencapai hampir 51 juta jiwa, terbesar di Indonesia. Karena itu, inovasi dan percepatan layanan menjadi kebutuhan mutlak.

Senada, Kepala Disdukcapil Provinsi Jawa Barat, Berli Hamdani Gelung Sakti, menjelaskan bahwa penilaian Adminduk Prima dilakukan dengan proses ketat dan transparan sejak Juli hingga Agustus 2025.

Evaluasi mencakup seleksi administrasi, wawancara kepala dinas, presentasi, hingga kunjungan lapangan.“Kami melibatkan berbagai pihak seperti Ombudsman RI, Inspektorat, dan Bappeda agar penilaian berjalan objektif dan kredibel,” jelasnya.

Pos terkait