Garut, Faktaindonesianews.com – Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KP-RI) Sasakadana Garut mencatatkan kinerja positif sepanjang Tahun Buku 2025. Hal tersebut terungkap dalam Rapat Akhir Tahunan (RAT) yang digelar di Kantor KP-RI Sasakadana, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (27/1/2026).
Dalam laporan tahunan, pengurus koperasi memaparkan capaian finansial yang melampaui ekspektasi. Pendapatan koperasi mencapai 116 persen dari target yang telah direncanakan, menandakan pengelolaan usaha yang dinilai efektif dan produktif.
Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Garut, Hendra Siswara Gumilang, memberikan apresiasi atas kinerja pengurus KP-RI Sasakadana. Ia menilai koperasi ini berhasil menjaga kepercayaan anggota sekaligus menunjukkan pertumbuhan usaha yang sehat.
“Secara kinerja sudah sangat baik. Pendapatan meningkat dan jumlah anggota juga bertambah, ini menandakan kepercayaan masyarakat semakin kuat,” ujar Hendra.
Meski demikian, Hendra mencatat adanya tantangan yang perlu segera diantisipasi, khususnya terkait pemenuhan kebutuhan pinjaman anggota. Keterbatasan modal membuat koperasi belum sepenuhnya mampu mengakomodir seluruh permintaan pinjaman.
“Sasakadana belum bisa memenuhi seluruh kebutuhan pinjaman anggota karena keterbatasan modal. Oleh karena itu, pengurus berupaya mencari sumber pendanaan dari luar anggota, tentu tetap sesuai regulasi,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya diversifikasi unit usaha koperasi agar KP-RI Sasakadana tetap relevan dan adaptif terhadap dinamika ekonomi. Menurutnya, koperasi harus mampu mengelola lebih dari satu unit usaha dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian.
Di tempat yang sama, Ketua KP-RI Sasakadana Garut, Suhartono, memaparkan bahwa lonjakan pendapatan didorong oleh perputaran jasa simpanan yang sangat produktif. Target perputaran dana sebesar Rp7 miliar berhasil terlampaui hingga mencapai Rp9 miliar.
“Pendapatan meningkat lebih dari 15 persen karena jasa simpanan yang berputar sangat baik. Ini menjadi faktor utama melampaui target,” jelas Suhartono.
Ia menambahkan, tren positif ini merupakan kelanjutan dari capaian tahun-tahun sebelumnya. Pada 2023 pendapatan naik 9,6 persen, kemudian melonjak 114 persen di tahun 2024, dan kembali meningkat menjadi 116 persen di 2025.
Selain pendapatan, modal koperasi tumbuh 11,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Total aset KP-RI Sasakadana kini mencapai lebih dari Rp12 miliar, sementara biaya operasional berhasil ditekan agar tetap sesuai pagu anggaran.
Dari sisi keanggotaan, koperasi juga menunjukkan pertumbuhan stabil. Jumlah anggota meningkat 5 persen pada 2025, sehingga total anggota per akhir Desember mencapai 947 orang.
“Terima kasih kepada seluruh anggota yang aktif membayar simpanan dan memanfaatkan layanan simpan pinjam. Partisipasi anggota menjadi kunci roda usaha koperasi terus berputar,” tutup Suhartono.
