Lima Penyidik KPK Dipromosikan Jadi Kapolres, KPK Harap Semangat Antikorupsi Terus Dibawa ke Daerah

Lima Penyidik KPK Dipromosikan Jadi Kapolres, KPK Harap Semangat Antikorupsi Terus Dibawa ke Daerah

Faktaindonesianews.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan apresiasi atas promosi jabatan yang diterima lima penyidiknya dari unsur Polri. Kelimanya kini mengemban amanah baru sebagai Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) di sejumlah daerah strategis di Indonesia. Promosi ini dinilai sebagai bentuk kepercayaan sekaligus tantangan untuk membawa nilai integritas ke lingkungan tugas yang lebih luas.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar para penyidik tersebut mampu menjalankan tanggung jawab barunya dengan baik. Menurut KPK, pengalaman mereka selama bertugas di lembaga antirasuah menjadi modal penting dalam memperkuat penegakan hukum di daerah.

Bacaan Lainnya

“KPK menyampaikan selamat atas amanah, tugas, dan tanggung jawab baru kepada lima orang penyidik KPK yang mendapatkan promosi jabatan sebagai Kapolres di sejumlah wilayah,” ujar Budi dalam keterangan tertulis, Senin (5/1).

Adapun lima penyidik KPK yang mendapatkan promosi jabatan tersebut adalah Boy Jumalolo yang dipercaya menjabat Kapolres Tangerang Selatan, Banten. Selanjutnya, Bayu Anwar Sidiqie ditugaskan sebagai Kapolres Situbondo, Jawa Timur.

Kemudian, Dikri Olfandi diangkat menjadi Kapolres Magelang, Jawa Tengah. Sementara itu, Bagus Priandy mendapatkan amanah sebagai Kapolres Mandailing Natal, Sumatera Utara, dan Hidayat Perdana ditunjuk memimpin Polres Kuantan Singingi, Riau.

KPK berharap, berbagai prestasi dan capaian positif yang telah diraih kelima penyidik tersebut selama bertugas di lembaga antikorupsi dapat terus dilanjutkan di posisi barunya. Tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga dalam menanamkan budaya integritas dan semangat antikorupsi di lingkungan kepolisian daerah.

Menurut Budi, penempatan para mantan penyidik KPK sebagai Kapolres di berbagai wilayah juga menjadi penguat kolaborasi antarlembaga dalam upaya pemberantasan korupsi. Terlebih, KPK selama ini memiliki peran penting dalam koordinasi dan supervisi bersama pemerintah daerah serta aparat penegak hukum di daerah.

“Penugasan ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama, baik dalam upaya pencegahan korupsi maupun dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi di daerah,” jelasnya.

Sinergi antara KPK dan kepolisian daerah dinilai krusial, mengingat banyak kasus korupsi yang berawal dari persoalan tata kelola pemerintahan di tingkat lokal. Kehadiran Kapolres dengan latar belakang penyidik KPK diharapkan mampu menjadi jembatan koordinasi yang efektif, sekaligus meningkatkan sensitivitas aparat daerah terhadap potensi penyimpangan.

Pos terkait