Kunker Komisi B DPRD Ciamis, Imam Dana Kurnia : Pengembangan Sapi Pasundan Sapi Lokal Asal Rancah

Anggota Komisi B DPRD Ciamis Monitoring Sapi Pasundan

FaktaindonesiaNews.com, CIAMIS – Komisi B melakukan Monitoring Evaluasi perihal pengembangan Sapi Pasundan ke salah satu Kelompok Ternak di Puncak Bangku Desa Situmandala Kecamatan Rancah pada Selasa, (21/01/2025).

Dalam kesempatan tersebut hadir jajaran  Anggota Komisi B DPRD Ciamis, Kepala Desa Situmandala, Babinsa, Bhabinkamtibmas, kelompok ternak, perwakilan dari Dinas Peternakan Kabupaten Ciamis.

Bacaan Lainnya

Dalam wawancara Anggota Komisi B DPRD Ciamis Imam Dana Kurnia S.Pt., menuturkan bahwa kunjungan Komisi B DPRD Ciamis hari ini melakukan monitoring evaluasi memastikan pengembangan Sapi Pasundan atau Sapi Rancah yang merupakan sapi lokal asli berasal dari Rancah yang sudah diakui dengan nama Sapi Pasundan.

“Ini merupakan suatu kebanggaan bagi warga masyarakat Rancah khususnya dan Kabupaten Ciamis karena Sapi Pasundan adalah sapi lokal berasal dari Rancah, ini harus menjadi pemahaman kita bersama dalam mengembangkan Sapi Lokal atau  ini untuk menjadi lebih bagus dan baik,” ungkap Imam.

Dalam hal tersebut, sesuai hal yang dibahas dalam kegiatan monitoring ini ternyata populasi yang Asli Sapi Pasundan se-kabupaten Ciamis populasinya hanya ada sekitar 600 ekor.

“Itupun 300 ekor berada di balai peternakan milik Provinsi Jawa Barat yang ada di Kecamatan Cijeungjing sesuai yang disampaikan oleh Kabid Rio Dinas Peternakan Kabupaten Ciamis, kebetulan juga yang ada di Kelompok ternak desa situmandala yang kita datangi ini tidak banyak hanya ada sekitar 30 ekor, di kecamatan Tambaksari sekitar 80 ekor serta tersebar di beberapa Desa Kecamatan lain,” jelasnya.

Sehubungan dengan hal tersebut dirinya beserta jajaran kedepannya ingin ada regulasi terkait keberadaan sapi pasundan ini untuk dikembangbiakan lebih bagus, dan dipersiapkan berikut sarana prasarana dan juga pengembangan dari sisi SDM.

“Problem hari ini keberadaan Sumber Daya Manusia (SDM), serta minat yang bergerak dalam bidang ini sangat terbatas, tidak hanya dalam bidang peternakan, begitupun juga pertanian dan yang lain, untuk itu kita ingin kedepannya mendapatkan perhatian dari pemerintah bagaimana agar ada aspek kemudahan dalam pengembangan usaha Sapi Pasundan kebanggaan warga masyarakat Ciamis ini, sehingga pada akhirnya populasi nya makin berkembang, banyak dan masyarakat bisa menerima manfaat ada nilai kesejahteraan,” tutupnya.

Pos terkait