Patung Mirip Wajah Manusia Ditemukan di Situs Rajegwesi Kota Banjar, Diduga Peninggalan Prasejarah

Patung Mirip Wajah Manusia Ditemukan di Situs Rajegwesi Kota Banjar, Diduga Peninggalan Prasejarah

Banjar, Faktaindonesianews.com – Penemuan penting kembali terjadi di kawasan Situs Rajegwesi, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat. Tim Pemerhati Budaya menemukan sebuah patung berbentuk wajah dan kepala manusia yang diduga merupakan peninggalan masa prasejarah. Temuan ini berada di lahan PTPN VIII Afdeling Mandalare, tepatnya di Desa Sinartanjung, dan menambah panjang daftar artefak bersejarah yang ditemukan di kawasan tersebut.

Kepala Desa Sinartanjung, Asep Hendra Sugiharto, membenarkan penemuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa patung ditemukan dalam kondisi terkubur di bawah pohon beringin dan diangkat secara manual menggunakan peralatan sederhana. “Kemarin kita baru angkat satu patung berbentuk seperti kepala manusia tertimbun tanah di bawah pohon beringin,” ujarnya, Selasa (18/11/2025).

Bacaan Lainnya

Ditemukan dalam Kondisi Tertimbun Tanah

Asep mengungkapkan, bentuk patung itu menyerupai kepala manusia, meski bagian wajahnya tidak utuh. Benda tersebut diyakini memiliki nilai historis penting mengingat kawasan Rajegwesi dikenal sebagai lokasi situs purbakala yang menyimpan banyak jejak masa lampau.

Patung itu ditemukan setelah sebelumnya Tim Pemerhati Budaya juga menemukan sejumlah artefak berupa batu kapak, tombak, dan benda prasejarah lainnya. Seluruh temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa kawasan Rajegwesi pernah menjadi pusat aktivitas manusia pada masa lalu.

“Temuan patung ini akan kami bawa ke Pendopo Kota Banjar dan dikumpulkan bersama artefak lainnya,” kata Asep. Ia menambahkan bahwa pihak desa akan memasang pagar pembatas di sekitar lokasi penemuan untuk mencegah kerusakan atau pengambilan benda berharga secara ilegal. Pasalnya, posisi situs ini berada di bantaran Sungai Citanduy yang rawan aktivitas luar.

Pemkot Banjar Libatkan ITB untuk Penelitian Lanjutan

Menanggapi penemuan tersebut, Wali Kota Banjar Sudarsono menyatakan pemerintah akan segera melakukan langkah strategis untuk memastikan temuan bernilai sejarah ini ditangani secara profesional. Ia menyebutkan bahwa pihaknya akan menggandeng tim ahli dari Institut Teknologi Bandung (ITB) guna melakukan penelitian mendalam di lokasi.

“Kami juga mengupayakan laporan ke Kementerian agar segera menurunkan tim peneliti khusus ke lokasi tersebut,” kata Sudarsono. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan menjaga dan mengamankan situs agar tidak terjadi kerusakan dan memastikan semua artefak terdokumentasi dengan baik.

Sudarsono menilai temuan ini membuka peluang besar bagi Banjar untuk memperkuat identitas sejarahnya sekaligus mendorong wisata budaya yang lebih berkembang.

Pos terkait