Bandung, Faktaindonesianews.com – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memberikan pesan khusus kepada anggota Paskibraka Kota Bandung yang akan bertugas dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
Farhan menegaskan, tugas Paskibraka tidak sekadar menjalankan gerakan baris-berbaris, mengibarkan, maupun menurunkan Bendera Merah Putih. Di balik tugas tersebut terdapat tanggung jawab besar untuk menjaga simbol persatuan bangsa.
Pesan itu disampaikan Farhan saat memberikan pengarahan kepada anggota Paskibraka Kota Bandung di Balai Kota Bandung, Senin, 10 Agustus 2026.
Farhan Apresiasi Disiplin Paskibraka Kota Bandung
Farhan mengapresiasi kedisiplinan, kerja keras, dan tekad para anggota Paskibraka yang telah menjalani berbagai tahapan latihan menjelang pelaksanaan upacara 17 Agustus 2026.
Menurut Farhan, usia muda bukan alasan untuk mengurangi tanggung jawab. Sebaliknya, para anggota Paskibraka telah menunjukkan kesungguhan dalam mempersiapkan diri menjalankan tugas kenegaraan.
“Walaupun kalian masih sangat muda, saya bisa merasakan kedisiplinan yang kalian tunjukkan, kerja keras yang kalian lakukan, serta keinginan kuat yang telah mendorong kalian untuk memberikan yang terbaik pada 17 Agustus 2026,” ujar Farhan.
Ia menilai pengalaman menjadi Paskibraka Kota Bandung akan menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup para peserta. Pengalaman tersebut, kata dia, akan menjadi kenangan sekaligus pembelajaran mengenai disiplin, tanggung jawab, dan pengabdian.
Karena itu, Farhan meminta para anggota Paskibraka tidak hanya mempersiapkan kondisi fisik. Mereka juga harus memiliki keteguhan hati, kejernihan pikiran, serta kesadaran sebagai generasi penerus bangsa.
Paskibraka Diminta Memahami Makna Persatuan Indonesia
Dalam pesannya, Farhan mengajak para anggota Paskibraka melihat Indonesia dari perspektif yang lebih luas.
Ia menjelaskan bahwa Indonesia merupakan negara besar yang tidak dibangun karena masyarakatnya memiliki kesamaan dalam segala hal. Indonesia justru berdiri karena mampu menyatukan berbagai perbedaan.
Indonesia memiliki lebih dari 17 ribu pulau serta masyarakat dengan latar belakang suku, agama, budaya, dan kondisi sosial ekonomi yang beragam.
“Apakah kita tinggal di satu tanah yang sama? Apakah kita hidup dalam sebuah negara yang sama? Apakah semua saudara kita satu agama? Tidak. Tetapi apakah kita bersatu sebagai satu bangsa? Ya,” kata Farhan.
Menurutnya, keberagaman tersebut menjadi salah satu kekuatan utama bangsa Indonesia.
Ia juga mengingatkan bahwa gagasan mengenai persatuan telah tumbuh jauh sebelum Indonesia memproklamasikan kemerdekaan.
Sumpah Pemuda Jadi Fondasi Persatuan
Farhan merujuk pada momentum Sumpah Pemuda 1928 ketika para pemuda Indonesia menyatakan tekad mengenai satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa persatuan.
Menurutnya, semangat tersebut menjadi salah satu fondasi penting bagi terbentuknya Indonesia sebagai bangsa yang mampu menyatukan wilayah yang luas dengan masyarakat yang beragam.
“Indonesia adalah bangsa yang lahir bukan karena kesamaan, tetapi karena perbedaan,” tuturnya.
Karena itu, Farhan meminta anggota Paskibraka menjadikan momentum pengibaran Bendera Merah Putih pada HUT ke-81 RI sebagai kesempatan untuk memahami makna persatuan tersebut.
Ia berharap keseragaman gerakan saat Paskibraka menjalankan tugas juga mencerminkan kesamaan tujuan untuk memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara.
“Kesatuan Bangsa Kami Titipkan kepada Kalian”
Farhan menyampaikan pesan khusus agar para anggota Paskibraka menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Kesatuan bangsa dan negara Indonesia kami titipkan kepada kalian. Berikan yang terbaik pada tanggal 17 Agustus. Tidak hanya langkah yang seragam, tidak hanya pandangan yang tajam menatap ke depan, tidak hanya dada yang dibusungkan, tetapi juga hati yang kuat, pikiran yang terfokus, dan niat memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara,” tegasnya.
Menurut Farhan, menjadi Paskibraka merupakan salah satu bentuk kontribusi generasi muda terhadap Indonesia.
Meski tugas tersebut terlihat sederhana, pengibaran bendera pada upacara kemerdekaan memiliki makna yang sangat besar karena berkaitan dengan simbol negara dan persatuan bangsa.
Pembinaan Paskibraka Harus Berkelanjutan
Farhan juga memberikan apresiasi kepada seluruh anggota Paskibraka Kota Bandung, pelatih, pembina, dan para senior yang telah mendampingi proses latihan.
Ia menilai pembinaan Paskibraka harus berlangsung secara berkelanjutan. Nilai kedisiplinan, nasionalisme, tanggung jawab, dan persatuan harus diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
“Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh anggota Paskibraka Kota Bandung, seluruh pelatih, pembina, dan para senior yang tidak pernah melepaskan perhatian. Tugas ini harus turun dari satu generasi ke generasi berikutnya dan menjadi sesuatu yang terbaik,” pungkasnya.






