Faktaindonesianews.com, Bandung – Kehadiran layanan Puskesmas 24 Jam Bandung Utama menjadi angin segar bagi warga Kota Bandung. Kini, masyarakat tidak lagi harus berpacu dengan waktu pagi untuk mendapatkan layanan kesehatan. Fleksibilitas ini terasa penting, terutama bagi mereka yang bekerja atau bersekolah sejak pagi hingga siang hari.
Di Puskesmas Garuda, seorang pasien bernama Ana mengaku merasakan manfaat nyata dari layanan ini. Menurutnya, tidak semua orang memiliki waktu luang di pagi hari. Dengan layanan hingga malam, warga tetap bisa berobat tanpa harus meninggalkan pekerjaan atau sekolah.
Hal serupa disampaikan Warsini. Ia menilai layanan 24 jam mempermudah akses saat keluhan kesehatan muncul tiba-tiba. “Kalau ada apa-apa bisa langsung ke sini,” katanya. Fleksibilitas waktu ini membuat warga merasa lebih aman karena layanan kesehatan tersedia kapan pun dibutuhkan.
Pengalaman positif juga datang dari pasien di Puskesmas Ibrahim Adjie. Vina menyebut layanan ini sangat membantu bagi pekerja dengan jadwal tidak biasa. Lusman pun merasakan kemudahan ketika keluhan muncul pada siang atau sore hari. Ia bisa langsung datang tanpa harus menunggu keesokan pagi.
Tak hanya soal jam operasional, kualitas pelayanan juga mendapat apresiasi. Rara menilai petugas kesehatan cepat, ramah, dan sigap. Pelayanan yang responsif dan humanis membuat warga merasa nyaman saat berobat.
Program ini diluncurkan oleh Pemerintah Kota Bandung sebagai bagian dari komitmen memperluas akses layanan kesehatan primer. Salah satu keunggulan layanan ini adalah integrasi dengan administrasi kependudukan. Warga yang melahirkan di puskesmas langsung memperoleh dokumen seperti akta kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), hingga pembaruan Kartu Keluarga secara otomatis.
Data Humas Kota Bandung mencatat, dalam periode 12 hingga 31 Januari 2026 terdapat 1.674 kunjungan ke layanan Puskesmas 24 Jam. Angka ini menunjukkan kebutuhan tinggi akan akses kesehatan yang fleksibel.
Dengan layanan yang tersedia pagi, sore, hingga malam, warga kini memiliki pilihan waktu berobat yang lebih leluasa. Pada akhirnya, Puskesmas 24 Jam bukan sekadar tambahan jam operasional, tetapi bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memastikan kesehatan warga tetap terjaga tanpa terhalang waktu.
