Jakarta, Faktaindonesianews.com – Aksi demonstrasi di depan Polda Metro Jaya pada Jumat (29/8/2025) malam semakin memanas. Meski sempat dipukul mundur dengan water canon, massa tetap bertahan hingga malam hari dan mulai melakukan perusakan fasilitas umum.
Sekitar pukul 20.56 WIB, massa membakar halte TransJakarta di depan Polda Metro Jaya. Api membubung tinggi disertai asap hitam pekat dari bangunan yang terbakar. Sebelumnya, halte tersebut lebih dulu mengalami perusakan sebelum akhirnya dilalap api.
Kerusuhan tak hanya terjadi di kawasan Polda Metro. Halte TransJakarta di Senen juga terbakar dalam bentrokan massa dengan aparat Brimob di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat.
PT TransJakarta pun mengumumkan penghentian sementara layanan di Koridor 2 (Pulo Gadung – Monumen Nasional). “Koridor 2: Pulo Gadung – Monumen Nasional sementara tidak dapat melayani pelanggan dikarenakan adanya kondisi kurang kondusif di sekitar Senen. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” tulis akun resmi X PT TransJakarta pada pukul 21.19 WIB.
Hingga malam, massa masih bertahan di sekitar Polda Metro Jaya. Aparat kepolisian berjaga ketat untuk mengantisipasi meluasnya aksi anarkis yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di ibu kota.






