Silaturahmi Ramadhan, Rudi Setiawan Kunjungi Pondok Pesantren Cipasung Perkuat Sinergi Ulama dan Polri

Silaturahmi Ramadhan, Rudi Setiawan Kunjungi Pondok Pesantren Cipasung Perkuat Sinergi Ulama dan Polri

Faktaindonesianews.com, Tasikmalaya – Di tengah suasana khidmat bulan suci Ramadhan, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudi Setiawan melakukan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Cipasung, Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (27/2/2026). Kunjungan ini menjadi simbol kuat sinergi antara kepolisian dan ulama dalam menjaga kondusivitas serta memperkuat nilai kebangsaan di tengah masyarakat.

Jenderal bintang dua yang akrab disapa “Lodaya Satu” itu disambut langsung oleh Pimpinan Ponpes Cipasung, KH Ubaidillah Ruhiyat. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Tidak sekadar seremoni, dialog yang terjalin menegaskan komitmen bersama untuk merawat kesejukan sosial selama Ramadhan.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda menyampaikan penghormatan atas kiprah Ponpes Cipasung yang telah berdiri sejak era kolonial dan melahirkan banyak tokoh nasional. Ia menilai pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda, khususnya dalam menanamkan akhlaqul karimah dan semangat cinta Tanah Air.

“Santri adalah garda terdepan penjaga persatuan. Jika karakter kebangsaan tertanam kuat, maka harmoni di Jawa Barat dan Indonesia akan terjaga,” tegasnya.

Kapolda juga menekankan pentingnya memperkuat nilai Nasionalisme di kalangan santri sebagai fondasi membangun tatanan sosial yang damai dan inklusif. Menurutnya, kolaborasi Polri dan pesantren menjadi elemen penting dalam menjaga stabilitas keamanan berbasis kultural dan religius.

Tak hanya membahas penguatan karakter, Kapolda turut memaparkan strategi pelayanan menjelang Mudik Lebaran 2026. Polda Jabar bekerja sama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jawa Barat akan mengoptimalkan sejumlah masjid besar di jalur arteri sebagai Pos Pelayanan Mudik. Konsepnya humanis: pemudik tidak hanya mendapat tempat istirahat, tetapi juga fasilitas berbuka puasa dan sahur dengan menu sehat seperti hidangan kukus agar stamina tetap prima.

Gagasan tersebut mendapat apresiasi dari KH Ubaidillah Ruhiyat. Ia bahkan menyampaikan harapan agar Polri membuka ruang lebih luas bagi santri yang bercita-cita menjadi anggota kepolisian, baik melalui jalur prestasi maupun reguler. Menurutnya, polisi berlatar belakang pesantren akan membawa pendekatan yang lebih santun dan mudah diterima masyarakat.

Usai dialog, Kapolda dan jajaran Pejabat Utama Polda Jabar langsung bertolak kembali. Dalam perjalanan, rombongan menyempatkan diri meninjau Jalur Provinsi Tasikmalaya–Garut via Salawu. Peninjauan dilakukan secara detail guna memastikan kesiapan infrastruktur serta mengidentifikasi titik rawan menjelang lonjakan arus mudik.

Langkah proaktif ini menunjukkan komitmen kepolisian dalam menghadirkan keamanan dan kenyamanan pemudik sejak dini.

Pos terkait