Bandung, Faktaindonesianews.com – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan tiga program unggulan berbasis masyarakat di Kelurahan Babakan Asih, Kecamatan Bojongloa Kaler, akan menjadi prioritas pengembangan Pemkot Bandung ke depan. Tiga program itu adalah Buruan Sae, Kang Pisman, dan Dapur Dahsyat yang dinilai mampu menjawab kebutuhan warga sekaligus menjaga lingkungan.
Pernyataan tersebut disampaikan Farhan saat kunjungan kerja dalam agenda Siskamling Siaga Bencana ke Babakan Asih, Rabu (1/10/2025). Dalam kesempatan itu, ia menyambangi tujuh RW untuk melihat langsung kondisi masyarakat, program kerja kelurahan, hingga persoalan lingkungan yang dihadapi warga.
“Dari tujuh RW yang ada di Kelurahan Babakan Asih, tiga program ini harus ditingkatkan kapasitasnya karena punya kekuatan luar biasa bagi ketahanan pangan dan kebersihan lingkungan,” ujar Farhan.
Ia menjelaskan, Buruan Sae membantu warga memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari melalui penanaman sayur dan buah, sedangkan Kang Pisman terbukti efektif dalam mengurangi sampah rumah tangga melalui edukasi pemilahan dan pemanfaatan kembali.
Sementara itu, Farhan juga mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam Dapur Dahsyat—dapur bersama yang menyiapkan makanan bergizi bagi ibu hamil, menyusui, dan balita. Menurutnya, dapur tersebut tidak hanya berdampak pada gizi keluarga, tetapi juga mempererat ikatan sosial antarwarga.
“Program seperti ini harus ditumbuhkan di banyak wilayah lain di Kota Bandung. Saya percaya dengan kolaborasi masyarakat, kita bisa mewujudkan lingkungan yang sehat dan keluarga yang tangguh,” kata Farhan.
Selain menyoroti program unggulan, Farhan menilai kolaborasi antara warga dan aparat kewilayahan di Babakan Asih sudah berjalan baik, terutama dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Saya melihat kasus kriminalitas relatif menurun, dan itu berkat partisipasi warga menjaga lingkungannya,” tambahnya.
Farhan pun berpesan agar masyarakat terus menjaga kebersamaan serta tidak ragu melaporkan setiap kendala kepada pihak kelurahan atau Pemkot Bandung.
“Semua ini kita lakukan demi meningkatkan kualitas hidup warga Babakan Asih dan masyarakat Kota Bandung secara keseluruhan,” tutupnya.






