Wamendikdasmen Tinjau MPLS di Garut, Bupati Soroti Tantangan Pendidikan

Wamendikdasmen Tinjau MPLS di Garut, Bupati Soroti Tantangan Pendidikan

GARUT, Faktaindonesianews.com – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq melakukan kunjungan ke SMA Ciledug Al-Musaddadiyah, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, pada Selasa (16/7/2025) dalam rangka monitoring dan evaluasi pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025/2026.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin turut mendampingi dan menyampaikan sejumlah catatan penting terkait kondisi pendidikan di daerahnya.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, Kabupaten Garut masih menghadapi berbagai tantangan serius, terutama dalam hal kualitas pendidikan.

“Orang Garut rata-rata sekolahnya baru 7–8 tahun, jadi rata-rata pendidikannya baru sampai kelas dua SMA,” ungkap Syakur di hadapan Wamendikdasmen dan para siswa.

Ia menjelaskan bahwa dari sekitar 2,8 juta penduduk Garut, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sektor pendidikan baru mencapai 69 persen, utamanya karena rendahnya rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah.

Syakur juga menyoroti ketimpangan kualitas lembaga pendidikan, terutama akreditasi sekolah yang belum merata dan minimnya jumlah guru PAUD.

“Akreditasi itu penentu kualitas. Kalau belum terakreditasi, biasanya sistem penjaminan mutunya juga belum optimal,” tegasnya.

Meskipun Angka Partisipasi Sekolah (APS) untuk SD dan SMP dinilai cukup tinggi, Angka Partisipasi Murni (APM) justru mengalami penurunan, terutama di jenjang SD yang kini hanya menyentuh angka 81 persen. Hal ini menunjukkan masih banyak anak yang bersekolah tidak sesuai dengan kelompok usianya.

Namun, Bupati Garut tetap optimistis. Ia bertekad mendorong perbaikan kualitas pendidikan secara menyeluruh dan memotivasi para pelajar untuk belajar dengan sungguh-sungguh.

“Kalau kualitas pendidikan meningkat, sektor lain seperti kesehatan dan ekonomi juga ikut naik,” ujarnya.

Sementara itu, Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq mengapresiasi pelaksanaan MPLS di SMA Ciledug Al-Musaddadiyah. Ia menyatakan senang bisa menyapa para siswa secara langsung.

“Selamat, adik-adik telah diterima di sekolah yang sangat baik. Ini adalah anugerah yang harus disyukuri,” ucap Fajar di hadapan siswa baru.

Fajar juga menitip pesan penting kepada para siswa dan guru. Ia meminta agar sekolah menjadi tempat yang nyaman, aman, dan ramah bagi semua.

“Ilmu penting, pintar penting, tapi akhlak dan karakter juga tidak kalah penting,” katanya.

Fajar menekankan pentingnya kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam kehidupan siswa. Ia juga meminta para guru untuk menghindari praktik kekerasan dan bullying, serta memperlakukan siswa layaknya anak sendiri.

Pos terkait