100 Personel Gabungan Bersihkan Kebun Binatang Bandung, Kecamatan Coblong Gerak Cepat Jawab Keluhan Warga

100 Personel Gabungan Bersihkan Kebun Binatang Bandung, Kecamatan Coblong Gerak Cepat Jawab Keluhan Warga

Faktaindonesianews.com, Bandung – Sekitar 100 personel gabungan turun langsung membersihkan kawasan Kebun Binatang Bandung pada Jumat pagi (27/2/2026). Aksi ini dipimpin Camat Coblong, Krinda Hamidipradja, sebagai respons cepat atas keluhan masyarakat terkait kondisi kebersihan di sekitar area wisata tersebut.

Kegiatan ini bukan agenda seremonial semata. Pemerintah Kecamatan Coblong mengintegrasikan program rutin Jumsih (Jumat Bersih) dan Jumling (Jumat Keliling) dengan program dari BKAD. Kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) itu dirancang untuk memperkuat penanganan kebersihan, khususnya di kawasan strategis yang menjadi ikon wisata Kota Bandung.

Bacaan Lainnya

“Di Coblong, setiap hari Jumat kami memang rutin melaksanakan Jumsih dan Jumling. Kebetulan ini selaras dengan program BKAD. Jadi kita sinergikan sekaligus untuk menjawab pengaduan masyarakat yang menilai area sekitar kebun binatang terlihat kurang bersih,” ujar Krinda di Kecamatan Coblong.

Menurutnya, kebersihan kawasan wisata tidak boleh diabaikan. Kebun binatang menjadi salah satu destinasi favorit warga lokal maupun wisatawan luar daerah. Jika area terlihat kumuh, citra Kota Bandung sebagai kota wisata bisa ikut terdampak. Karena itu, ia memilih bergerak cepat tanpa menunggu seluruh peserta apel pagi lengkap.

“Daripada menunggu terlalu lama, kami langsung apel singkat dan bergerak bekerja. Alhamdulillah, mudah-mudahan sekarang kondisinya sudah lebih bersih dan rapi,” katanya.

Aksi bersih-bersih ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari DLH, Satpol PP, BKAD, kelurahan, kecamatan, hingga Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi. Total personel yang terlibat mencapai lebih dari 100 orang. Rinciannya, delapan petugas DLH, tujuh personel Satpol PP, sekitar 40 orang dari kelurahan, 10 orang dari kecamatan, serta dukungan dari Dishut dan unsur lainnya.

Krinda menjelaskan, secara rutin terdapat delapan petugas DLH yang menangani kebersihan harian di dalam kawasan kebun binatang. Namun melalui kolaborasi ini, penanganan dapat dilakukan lebih cepat, menyeluruh, dan terkoordinasi, termasuk di area luar yang kerap luput dari perhatian.

“Kami sifatnya membantu dan memperkuat. Kalau ada titik yang membutuhkan perhatian lebih, kita kerja keroyokan,” ujarnya.

Kegiatan ini juga mempertimbangkan momentum bulan Ramadan. Pekerjaan dilakukan secara proporsional agar tidak terlalu membebani petugas yang menjalankan ibadah puasa. Aksi berlangsung sekitar satu hingga dua jam dengan fokus pada pengangkatan tumpukan sampah dan pemindahan ke fasilitas pengolahan sampah milik kebun binatang yang sudah memiliki sistem tersendiri.

Pemkot berharap kolaborasi lintas OPD seperti ini dapat terus berlanjut. Kebersihan, menurut Krinda, bukan hanya tanggung jawab satu dinas, melainkan komitmen bersama demi menjaga lingkungan yang sehat dan citra Kota Bandung sebagai destinasi wisata yang nyaman dan tertata.

Pos terkait