DPRD Jabar Kaji Rencana Penyatuan Gedung Sate dan Gasibu, Soroti Identitas hingga Anggaran

DPRD Jabar Kaji Rencana Penyatuan Gedung Sate dan Gasibu, Soroti Identitas hingga Anggaran

Faktaindonesianews.com, Bandung – Rencana Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk menyatukan halaman Gedung Sate dengan Lapangan Gasibu mendapat perhatian dari DPRD Jawa Barat. Wacana ini dinilai sebagai langkah strategis dalam menata kembali kawasan ikonik di Kota Bandung.

DPRD Akan Lakukan Kajian Mendalam

Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan kajian menyeluruh terkait urgensi penataan dan penyatuan kedua kawasan tersebut sebelum mengambil keputusan.

Bacaan Lainnya

Menurut Ono, rencana tersebut memiliki latar belakang kuat, yakni mengembalikan fungsi Gedung Sate sebagai simbol identitas Jawa Barat sekaligus memperkuat nilai kesundaan yang melekat pada kawasan tersebut.

Ia menjelaskan, secara historis kantor gubernur seharusnya terintegrasi dengan ruang publik seperti alun-alun atau lapangan, yang menjadi tempat interaksi antara masyarakat dan pemimpinnya.

Meski memahami tujuan penataan, DPRD menegaskan bahwa aspek anggaran menjadi perhatian utama. Setiap rencana pembiayaan harus dihitung secara cermat agar tidak menimbulkan beban keuangan daerah.

Efisiensi Anggaran Jadi Pertimbangan Penting

Ono menegaskan bahwa DPRD akan memastikan penggunaan anggaran tetap efisien dan tidak mengganggu program prioritas lain, terutama yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik.

Ia juga memastikan, jika proyek tersebut disetujui, pembiayaan tidak akan mengorbankan sektor-sektor penting yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Pos terkait