GARUT, Faktaindonesianews.com – Pemerintah Kabupaten Garut kembali menorehkan capaian di bidang pelayanan publik dan pengawasan. Kabupaten Garut menerima Penghargaan Kategori Baik Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai Tipe Madya Pabean Tipe C dari Kantor Bea Cukai Tasikmalaya atas keberhasilannya melindungi masyarakat dari peredaran barang kena cukai ilegal, khususnya rokok tanpa pita cukai.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Bea Cukai Tasikmalaya, Yudi Hendrawan, kepada Pemerintah Kabupaten Garut dalam apel gabungan yang digelar di Lapangan Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Senin (2/2/2026). Momentum ini sekaligus menjadi pengakuan atas konsistensi pemerintah daerah dalam mendukung pengamanan penerimaan negara.
Sekretaris Daerah Kabupaten Garut yang memimpin apel menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar simbol prestasi, tetapi bukti nyata dampak kebijakan pengawasan di lapangan. Ia menegaskan, keberhasilan ini berkontribusi langsung terhadap ketertiban peredaran rokok serta perlindungan pendapatan negara di wilayah Garut.
Peran strategis Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Garut menjadi sorotan utama. Sekda menyebut Satpol PP sebagai garda terdepan dalam pengawasan cukai, dengan capaian penindakan yang bahkan tercatat sebagai tertinggi di Provinsi Jawa Barat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kepala Kantor Bea Cukai Tasikmalaya dan apresiasi kepada Satpol PP yang berdasarkan data Provinsi Jawa Barat menjadi yang paling besar penanganannya,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Garut.
Ia menilai kinerja tersebut mencerminkan kolaborasi efektif antara pemerintah daerah dan instansi vertikal dalam menekan peredaran rokok ilegal yang berpotensi merugikan negara dan membahayakan masyarakat. Rokok ilegal, menurutnya, tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga berisiko terhadap kesehatan publik karena tidak melalui pengawasan standar.
Dalam arahannya, Sekda juga mengingatkan aparatur sipil negara dan jajaran Satpol PP agar senantiasa menjaga integritas dan profesionalisme. Ia mengakui bahwa tugas penegakan aturan sering kali dihadapkan pada tekanan sosial, bahkan potensi perundungan.
Meski demikian, ia menegaskan setiap upaya pengawasan yang dilakukan secara konsisten akan tercatat sebagai kinerja institusi sekaligus bentuk perlindungan nyata bagi masyarakat Garut dari dampak negatif rokok ilegal.
Pesan penutup disampaikan agar seluruh aparatur menjalankan tugas dengan niat ibadah. Dengan begitu, manfaat pelayanan publik tidak hanya dirasakan di dunia, tetapi juga bernilai sebagai kebaikan di akhirat.
Penghargaan ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi Pemerintah Kabupaten Garut untuk terus memperkuat pengawasan, meningkatkan sinergi lintas lembaga, serta menjaga kepercayaan publik melalui pelayanan yang tegas, bersih, dan berintegritas.
