Faktaindonesianews.com, CIAMIS – Dedi Mulyadi turun langsung meninjau kondisi Jembatan Cirahong pada Kamis (9/4/2026). Kunjungan ini dilakukan menyusul tidak adanya penjaga yang mengatur lalu lintas di jembatan tersebut, sehingga kendaraan kini melintas dari dua arah sekaligus.
Momen kedatangan Gubernur Jawa Barat itu turut diabadikan dalam video yang diunggah melalui akun media sosial pribadinya, @dedimulyadi71. Dalam video tersebut, Dedi tampak mengamati langsung arus kendaraan, khususnya sepeda motor yang saling berpapasan di jembatan sempit tersebut.
“Jadi dua motor kemudian berpapasan relatif lancar di Cirahong. Ini saya lihat dua motor berpapasan lancar tidak ada masalah. Apakah perlu diatur atau tidak?” ujar Dedi dalam video tersebut.
Tinjau Infrastruktur dan Penerangan Jembatan
Selain memantau lalu lintas, Dedi juga melihat kondisi fisik jembatan yang dikenal sebagai penghubung vital antara wilayah Ciamis dan Tasikmalaya. Terlihat sejumlah petugas tengah melakukan pengecatan di sepanjang badan jembatan.
Tak hanya itu, beberapa pegawai dari UPTD Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat juga tampak melakukan pengecekan lampu penerangan guna memastikan keamanan pengguna jalan, terutama saat malam hari.
Datang Tanpa Rombongan, Jalan Kaki Menyusuri Jembatan
Salah satu warga Pawindan, Rusmana, membenarkan kehadiran Dedi Mulyadi di lokasi. Ia menyebut kedatangan gubernur terbilang mendadak dan tanpa pengawalan besar.
“Iya tadi ke sini, dia langsung jalan kaki ke arah Jembatan Cirahong. Bahkan sampai ke arah Manonjaya, Tasikmalaya, lalu kembali lagi ke Ciamis,” ujarnya.
Menurut Rusmana, kunjungan tersebut berlangsung singkat, hanya sekitar 30 menit. Setelah melakukan pengecekan, Dedi langsung meninggalkan lokasi.
“Tidak lama, hanya sebentar. Setelah jalan kaki menyusuri jembatan, langsung pulang naik mobil lagi,” tambahnya.
Diduga Terkait Isu Pungli dan Sistem Lalu Lintas
Warga menduga kunjungan ini berkaitan dengan viralnya isu dugaan pungutan liar (pungli) yang sebelumnya melibatkan penjaga jembatan. Sejak tidak ada penjaga, sistem buka-tutup tidak lagi diberlakukan dan kendaraan kini melintas bebas dari dua arah.
“Mungkin KDM ingin melihat langsung kondisi lalu lintas sekarang. Karena tanpa penjaga, motor bisa langsung dua arah,” pungkas Rusmana.






