Faktaindonesianews.com, Ciamis – Upaya Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam menekan angka pengangguran mendapat respons positif dari masyarakat. Hal itu terlihat dari membludaknya jumlah pencari kerja yang menghadiri Job Fair Ciamis 2026 yang digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Ciamis di Gedung KH. Irfan Hielmy, Kompleks Islamic Center Ciamis, Kamis (4/6/2026).
Bursa kerja yang mempertemukan perusahaan dengan pencari kerja tersebut berhasil menarik perhatian ribuan peserta dari berbagai daerah di Priangan Timur. Tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan kebutuhan terhadap akses informasi lowongan kerja yang mudah dan terjangkau masih sangat besar.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Ciamis, Dase Fadil Yusdi Mubarak, mengungkapkan bahwa jumlah pendaftar yang melakukan registrasi secara daring telah mencapai sekitar 2.500 orang sebelum pelaksanaan kegiatan dimulai.
“Yang online kurang lebih sudah teregistrasi sekitar 2.500 pendaftar. Itu belum termasuk para pencari kerja yang datang langsung ke lokasi,” ujarnya.
Ribuan Lowongan Kerja Dibuka
Pada penyelenggaraan Job Fair tahun ini, Disnaker Ciamis menggandeng 22 perusahaan dari berbagai sektor usaha yang membuka kesempatan kerja bagi masyarakat. Total lowongan yang tersedia mencapai 5.449 posisi, mulai dari sektor manufaktur, jasa, perdagangan hingga industri pengolahan.
Jumlah tersebut menjadi salah satu yang terbesar dalam penyelenggaraan bursa kerja di Kabupaten Ciamis dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut Dase, para pelamar tidak hanya berasal dari Kabupaten Ciamis, tetapi juga dari sejumlah daerah sekitar seperti Kota Banjar dan Kabupaten Tasikmalaya yang turut memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mencari pekerjaan.
“Ada sebanyak 22 perusahaan ikut berpartisipasi membuka stan lowongan kerja. Tidak hanya itu, tersedia 5.449 loker yang siap menyerap tenaga kerja potensial. Sejauh ini pelamar masih didominasi dari wilayah tetangga sekitar, seperti Kota Banjar dan Tasikmalaya,” katanya.
Pendaftaran Digital Permudah Pencari Kerja
Untuk meningkatkan kenyamanan peserta sekaligus mengurangi antrean panjang, Disnaker Ciamis menerapkan sistem digital dalam proses pendaftaran lamaran kerja. Para pencari kerja tidak lagi diwajibkan membawa berkas fisik dalam jumlah banyak seperti pada penyelenggaraan bursa kerja konvensional.
Melalui sistem berbasis barcode, peserta cukup menyiapkan dokumen digital yang kemudian dapat langsung dikirimkan ke perusahaan tujuan dengan proses yang lebih cepat dan efisien.
“Pencaker yang akan daftar loker ke perusahaan-perusahaan sekarang sudah sangat mudah pakai barcode. Jadi tinggal siapkan datanya, dokumennya dalam bentuk digital, nanti tinggal scan barcode. Sudah selesai, praktis,” jelas Dase.
Penerapan sistem digital tersebut dinilai mampu mempercepat proses rekrutmen sekaligus mendukung transformasi pelayanan publik yang lebih modern dan ramah teknologi.
Sejumlah Perusahaan Gelar Wawancara Langsung
Menariknya, beberapa perusahaan peserta Job Fair tidak hanya membuka informasi lowongan, tetapi juga langsung melakukan proses seleksi di lokasi kegiatan. Salah satunya adalah PT Nabati yang berasal dari Majalengka.
Perusahaan tersebut menggelar program walk-in interview selama dua hari pelaksanaan Job Fair. Melalui skema ini, pelamar dapat langsung mengikuti wawancara tanpa harus datang ke kantor perusahaan.
Langkah tersebut memberikan keuntungan bagi pencari kerja karena mampu menghemat biaya dan waktu dalam proses rekrutmen.
Optimistis Tekan Angka Pengangguran
Meski belum menetapkan target pasti terkait penurunan angka pengangguran tahun ini, Disnaker Ciamis optimistis kegiatan Job Fair mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di daerah.
Dase menjelaskan bahwa evaluasi menyeluruh akan dilakukan setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai dan data resmi tingkat pengangguran dari Badan Pusat Statistik (BPS) dirilis pada Agustus mendatang.
Namun demikian, besarnya jumlah lowongan yang tersedia serta tingginya partisipasi perusahaan menjadi sinyal positif bagi pasar kerja di Kabupaten Ciamis.
Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap kegiatan Job Fair tidak hanya menjadi sarana mempertemukan perusahaan dan pencari kerja, tetapi juga mampu membuka peluang ekonomi baru, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat kualitas sumber daya manusia yang siap bersaing di dunia kerja.






