Libur Idulfitri 1447 H, Bandung Diprediksi Diserbu 700 Ribu Wisatawan

Libur Idulfitri 1447 H, Bandung Diprediksi Diserbu 700 Ribu Wisatawan

Fakaindonesianews.com, Bandung – Sekitar 600 hingga 700 ribu wisatawan diperkirakan akan masuk ke Kota Bandung saat libur Idulfitri 1447 Hijriah. Angka tersebut memang besar, tetapi diprediksi tidak setinggi lonjakan saat libur Tahun Baru.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menjelaskan bahwa pola pergerakan masyarakat saat Lebaran berbeda dengan momen pergantian tahun. Ketika Tahun Baru, arus wisata cenderung terkonsentrasi ke Bandung. Namun saat Idulfitri, arus perjalanan terpecah karena banyak warga melakukan mudik ke berbagai daerah.

Bacaan Lainnya

“Kalau Tahun Baru biasanya tidak ada arus mudik keluar kota, sehingga hampir semua berlibur ke Bandung. Saat Lebaran, arusnya terpecah ke jalur Pantura, Garut, Tasikmalaya hingga Jawa Tengah,” ujar Farhan.

Pernyataan tersebut ia sampaikan saat mengikuti Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lodaya 2026 tingkat Mabes Polri secara daring di Aula Polrestabes Bandung, Senin (2/3/2026). Rapat itu digelar untuk mematangkan pengamanan Hari Raya Idulfitri 1447 H.

Bandung Kota Wisata dan Kota Transit

Berdasarkan evaluasi tahun sebelumnya, jumlah pergerakan masyarakat yang masuk ke Bandung saat libur Lebaran berada di kisaran 600–700 ribu orang. Farhan menekankan bahwa Bandung memiliki karakter unik sebagai kota tujuan wisata sekaligus kota transit.

“Bandung ini kota tujuan wisata sekaligus kota transit. Mau ke Ciwidey atau ke Lembang pasti lewat pusat Kota Bandung. Artinya, beban lalu lintas dan mobilitas masyarakat akan sangat tinggi,” jelasnya.

Sejumlah titik diprediksi mengalami kepadatan, terutama pusat Kota Bandung, kawasan wisata Ciwidey, dan Lembang. Lonjakan kendaraan di jalur-jalur utama berpotensi memicu kemacetan panjang jika tidak diantisipasi sejak dini.

Karena itu, koordinasi lintas sektor menjadi kunci. Pemerintah Kota Bandung akan memperkuat kerja sama dengan aparat kepolisian untuk memetakan titik rawan macet serta potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kita akan identifikasi lebih lanjut titik rawannya. Prinsipnya, Kota Bandung siap siaga,” tegas Farhan.

Siapkan Mudik Gratis untuk Warga

Selain fokus pada pengamanan dan manajemen lalu lintas, Pemkot Bandung juga menyiapkan program mudik gratis bagi warga. Farhan menyebutkan rencana penyediaan sekitar 15 hingga 20 unit bus dengan tujuan wilayah Jawa Barat.

“Insyaallah ada. Sekitar 15 sampai 20 bus. Tujuannya seputaran Jawa Barat. Kalau ke Jawa Tengah perlu izin tersendiri,” katanya.

Program ini diharapkan mampu membantu warga yang hendak pulang kampung sekaligus mengurangi penggunaan kendaraan pribadi selama musim mudik. Dengan begitu, kepadatan di jalan raya dapat ditekan.

Pos terkait