PAN Dukung Pimpinan MPR Gunakan Mobil Pindad Maung, Bentuk Cinta Produk Dalam Negeri

PAN Dukung Pimpinan MPR Gunakan Mobil Pindad Maung, Bentuk Cinta Produk Dalam Negeri

Jakarta, Faktaindonesianews.com — Wakil Ketua Umum PAN Eddy Soeparno mendorong agar seluruh pimpinan MPR ikut menggunakan mobil produksi dalam negeri PT Pindad, Maung, sebagai kendaraan dinas harian. Langkah ini, menurut Eddy, sejalan dengan semangat Presiden Prabowo Subianto yang lebih dulu meminta jajaran menterinya untuk memakai kendaraan karya anak bangsa tersebut.

“Saya mendukung penuh, dan mudah-mudahan tidak hanya para menteri, tetapi juga pimpinan MPR bisa menggunakan Maung,” ujar Eddy yang juga menjabat Wakil Ketua MPR dari Fraksi PAN, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (21/10).

Bacaan Lainnya

Eddy menilai langkah Presiden Prabowo patut diapresiasi karena menunjukkan sikap egaliter dan nasionalisme ekonomi. Ia menilai selama ini, kendaraan dinas pejabat tinggi negara cenderung menggunakan mobil buatan luar negeri, seperti Volvo di era Presiden Soeharto atau mobil Jepang yang hingga kini masih mendominasi.

“Selama ini kita lihat para menteri menggunakan mobil-mobil dari Jepang atau Eropa. Jadi, usulan Presiden agar beralih ke Maung itu sangat tepat. Selain memperkuat industri dalam negeri, juga menunjukkan teladan,” jelasnya.

Eddy berharap, penggunaan Maung nantinya tidak hanya terbatas pada kalangan pemerintah. Ia menilai sektor swasta dan industri nasional juga perlu ikut serta dalam menggunakan produk lokal untuk memperkuat kemandirian ekonomi nasional.

“Kalau pejabat negara sudah mulai, tentu masyarakat dan dunia usaha juga bisa mengikuti. Kita harus bangga dengan karya anak bangsa,” tambahnya.

Sebagai informasi, mobil dinas pimpinan MPR periode 2019–2024 adalah Toyota Crown 2.5 HV G-Executive, produk asal Jepang. Sementara Maung merupakan kendaraan taktis modular 4×4 buatan PT Pindad (Persero) yang awalnya digunakan oleh Prabowo sejak menjabat Menteri Pertahanan pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Kini, setelah menjadi Presiden RI periode 2024–2029, Prabowo menjadikan Maung sebagai mobil dinas kepresidenan. Ia juga menegaskan kepada para menteri agar mulai meninggalkan mobil mewah seperti Alphard untuk urusan dinas.

“Sebentar lagi saudara-saudara harus pakai Maung semua. Saya tidak mau tahu, yang mobil-mobil bagus pakai kalau libur saja,” tegas Prabowo dalam arahannya.

Pos terkait