Faktaindonesianews.com, Bandung – Pemerintah Pemerintah Kota Bandung memberikan apresiasi terhadap berbagai kegiatan sosial yang digelar masyarakat selama bulan suci Ramadan. Salah satunya melalui kegiatan Pasar Murah, Bakti Kesehatan, dan Berbagi Takjil yang dilaksanakan di kantor Pikiran Rakyat, Jalan Asia Afrika No. 77, Bandung, Jumat (13/3/2026).
Kegiatan sosial tersebut menjadi contoh nyata bagaimana berbagai elemen masyarakat dapat berkolaborasi untuk membantu sesama, khususnya pada momentum Ramadan yang identik dengan semangat berbagi dan kepedulian sosial.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini menunjukkan kuatnya rasa kebersamaan di tengah masyarakat Kota Bandung. Menurutnya, Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat solidaritas sosial dan menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa Kota Bandung adalah kota yang terbuka dan inklusif. Semua pihak bisa berkontribusi untuk menghadirkan kebahagiaan bagi sesama, terutama di bulan puasa,” ujar Farhan.
Simbol Kota Inklusif dan Toleran
Farhan juga menyoroti keterlibatan berbagai unsur masyarakat dalam kegiatan berbagi tersebut, termasuk partisipasi anak-anak disabilitas. Menurutnya, hal ini menjadi simbol bahwa Kota Bandung menjunjung tinggi nilai inklusi, toleransi, dan kebersamaan.
Ia menegaskan bahwa Bandung merupakan kota yang memberikan ruang bagi semua kalangan untuk berpartisipasi dalam kehidupan sosial.
“Yang paling penting, semua memiliki ruang hidup yang leluasa di Kota Bandung,” katanya.
Kolaborasi Berbagai Pihak
Kegiatan sosial tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pikiran Rakyat bersama komunitas Masyarakat Tionghoa Peduli. Selain itu, kegiatan ini juga mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, serta Pemerintah Kota Bandung.
Direktur Pikiran Rakyat, Tia Yuniarti, menjelaskan bahwa kegiatan sosial tersebut telah menjadi agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.
Menurutnya, pada tahun ini sekitar 12.500 paket bantuan telah didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah Kota Bandung.
“Kami sangat mengapresiasi kepedulian dari Masyarakat Tionghoa Peduli. Harapannya kegiatan ini dapat menginspirasi berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk turut melakukan hal yang baik bagi masyarakat Kota Bandung,” ujarnya.
Antusiasme Warga Sambut Pembagian Takjil
Selain pembagian paket bantuan dan pelaksanaan pasar murah, kegiatan tersebut juga diisi dengan pembagian takjil kepada masyarakat yang melintas di kawasan Jalan Asia Afrika.
Antusiasme warga terlihat tinggi, terutama dari mereka yang tengah menunggu waktu berbuka puasa. Banyak masyarakat yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan takjil gratis sekaligus merasakan kebersamaan di tengah suasana Ramadan.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat, tetapi juga memperkuat hubungan antara komunitas, media, dan pemerintah dalam membangun solidaritas sosial.
