Pemkot Bandung Lepas 68 ASN Purna Tugas, Wali Kota Farhan: Mereka Adalah Teladan dan Benchmark Aparatur

Pemkot Bandung Lepas 68 ASN Purna Tugas, Wali Kota Farhan: Mereka Adalah Teladan dan Benchmark Aparatur

Bandung, Faktaindonesianews.com – Pemerintah Kota Bandung secara resmi melepas 68 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa purna tugas terhitung mulai 1 Februari 2026. Momen penghormatan tersebut dikemas dalam suasana khidmat dan penuh apresiasi, bertepatan dengan Apel Pagi Mulai Bekerja yang digelar di Plaza Balai Kota Bandung, Senin, 26 Januari 2026.

Apel pagi sekaligus pelepasan ASN purna tugas ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, serta dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah, mulai dari Sekretaris Daerah Kota Bandung, staf ahli, para asisten, kepala perangkat daerah, camat, lurah, hingga seluruh ASN di lingkungan Pemkot Bandung. Kehadiran para pemangku kebijakan tersebut menegaskan bahwa pelepasan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghargaan institusional atas pengabdian panjang para aparatur.

Bacaan Lainnya

Kepala BKPSDM Kota Bandung, Evi Hendarin, menjelaskan bahwa pelepasan purna tugas tahun ini dilakukan dengan konsep yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Untuk pertama kalinya, pelepasan digelar bersamaan dengan apel pagi di hari Senin terakhir masa kerja ASN.

“Sebanyak 68 ASN akan memasuki batas usia pensiun per 1 Februari 2026,” ungkap Evi.

Ia merinci, ASN yang memasuki purna tugas tersebut terdiri dari berbagai jenjang dan fungsi. Tercatat ada 6 pejabat administrator, 7 pejabat pengawas, 12 pejabat pelaksana, 38 pejabat fungsional guru, 2 pejabat fungsional kesehatan, serta 3 pejabat fungsional teknis. Komposisi ini menunjukkan bahwa kontribusi ASN purna tugas mencakup hampir seluruh lini pelayanan publik di Kota Bandung.

Lebih lanjut, Evi menegaskan bahwa pelepasan ini bertujuan untuk memberikan penghargaan atas dedikasi dan loyalitas, menjaga silaturahmi pasca purna tugas, serta menjadi teladan bagi ASN yang masih aktif. Menurutnya, kegiatan ini juga memperkuat nilai-nilai organisasi yang lebih humanis dan berkeadaban dalam tata kelola kepegawaian.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan apresiasi dan rasa hormat yang tinggi kepada para ASN yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya. Ia menyebut para ASN purna tugas sebagai benchmark dan contoh nyata bagi generasi ASN berikutnya.

“Kita hari ini melepas para senior, sahabat, dan saudara kita yang telah puluhan tahun mendedikasikan hidupnya bagi Kota Bandung sebagai aparatur sipil negara,” ujar Farhan.

Menurut Farhan, berbagai tantangan pemerintahan—mulai dari pelayanan publik, ketertiban, hingga persoalan sosial dan ekonomi—telah dilalui berkat kontribusi dan kerja keras para ASN purna tugas. Ia mengakui bahwa dinamika pemerintahan tidak selalu berjalan sempurna, namun para ASN tersebut telah menunjukkan performa luar biasa dalam menghadapi setiap tantangan.

Farhan juga mengajak ASN yang masih aktif untuk meneladani profesionalisme, integritas, dan etika kerja yang telah dicontohkan para purna tugas. Bahkan, menurutnya, kontribusi mereka belum sepenuhnya berakhir karena pengalaman dan pemikiran para purna tugas masih sangat dibutuhkan oleh Kota Bandung.

Pos terkait