Bogor, Faktaindonesianews.com – Perayaan hari jadi ke-17 Partai Gerindra berlangsung meriah pada Sabtu (15/2), dihadiri sejumlah tokoh penting dan perwakilan partai politik tanah air.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan berbagai poin penting yang mencerminkan komitmen dan visinya untuk Indonesia. Ia juga menyapa partai ‘baju merah’ yang diasosiasikan dengan PDIP, menunjukkan sikap inklusif dan persatuan dalam politik nasional.
“Terima kasih, hari ini saya dihormati, tokoh-tokoh bangsa hadir. Dan pimpinan partai politik semua spektrum hadir, termasuk yang baju merah,” ujar Prabowo di tengah tepuk tangan para hadirin.
Berikut adalah poin-poin utama yang disampaikan Prabowo dalam pidatonya:
1. Penghematan Anggaran hingga Rp750 Triliun
Prabowo menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pemangkasan anggaran yang telah dimulai sejak awal kepemimpinannya. Hingga saat ini, penghematan mencapai total Rp750 triliun melalui tiga putaran.
Putaran pertama menghemat Rp300 triliun dengan pengembalian dana sebesar Rp58 triliun kepada kementerian/lembaga.
Putaran kedua menghemat Rp308 triliun.
Putaran ketiga direncanakan sebesar Rp300 triliun, dengan Rp100 triliun dialokasikan kembali ke BUMN sebagai Penyertaan Modal Negara (PMN).
Langkah ini menunjukkan komitmen Prabowo untuk meningkatkan efisiensi anggaran demi pembangunan nasional yang lebih efektif.
2. Syarat untuk Maju Pilpres 2029
Menanggapi isu pencalonannya di Pilpres 2029, Prabowo menyatakan bahwa dirinya tidak akan maju jika program-programnya dalam lima tahun ke depan tidak berhasil. Ia menegaskan:
“Kalau program-program saya tidak berhasil, tidak perlu saudara calonkan saya terus. Saya kalau mengecewakan kepercayaan rakyat, saya malu untuk maju lagi,” tegas Prabowo.
Pernyataan ini menunjukkan sikap rendah hati dan komitmen untuk mengutamakan kepentingan rakyat.
3. 15 Megaproyek Tanpa Investor Asing
Prabowo mengumumkan bahwa akan ada 15 megaproyek bernilai miliaran dolar AS yang akan berjalan tanpa investasi asing, sesuai dengan cita-cita Bung Karno untuk berdiri di atas kaki sendiri.
“Kita tak akan minta-minta. Kalau datang dari luar silakan. Anda mau masuk silakan, kita tidak mengemis, tapi kita bangkit dengan kekuatan kita sendiri,” tegasnya.
Langkah ini mencerminkan kemandirian ekonomi dan tekad untuk memajukan industri dalam negeri.
4. Minta Biaya Haji dan Harga Tiket Pesawat Diturunkan
Prabowo menyampaikan keinginannya untuk menjadi presiden yang menurunkan harga, termasuk biaya haji dan harga tiket pesawat. Ia secara langsung meminta Menteri Agama dan Badan Haji untuk mencari cara agar biaya dapat ditekan demi meringankan beban masyarakat.
5. Target 6 Juta Anak Nikmati Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan terus dilanjutkan dengan target mencapai 6 juta anak pada Juli 2025. Hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau 770 ribu anak dan diproyeksikan mencapai 1 juta anak pada akhir Februari.
6. Ucapan Terima Kasih kepada Jokowi
Prabowo menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Presiden Joko Widodo atas dukungannya dalam Pilpres 2024.
“Kami berhasil mendapat kepercayaan rakyat karena dukungan teman-teman Koalisi Indonesia Maju. Saya katakan di sini kita berhasil karena kita didukung oleh Presiden ke-7,” ujarnya.
Pengakuan ini menunjukkan rasa hormat dan penghargaan Prabowo terhadap pemimpin sebelumnya.
7. Sikap Terbuka pada Pengakuan Korupsi
Prabowo menegaskan komitmennya untuk memerangi korupsi dengan pendekatan yang tegas namun manusiawi. Ia membuka pintu bagi siapa pun yang ingin mengakui perbuatan korup secara diam-diam tanpa dipermalukan di depan publik.
“Kalau malu, diem-diem, malam-malam dateng ke saya deh. Enggak usah ke Istana, saya di Widya Chandra,” imbuhnya.
Pidato Prabowo Subianto pada HUT ke-17 Partai Gerindra bukan sekadar perayaan, melainkan penegasan visi dan komitmen untuk membangun Indonesia yang lebih mandiri, efisien, dan sejahtera.
Dari penghematan anggaran hingga target ambisius dalam megaproyek dan program sosial, Prabowo memperlihatkan kepemimpinan yang visioner dan peduli pada kesejahteraan rakyat.
Dengan sikap rendah hati namun tegas dalam prinsip, Prabowo menunjukkan bahwa kepercayaan rakyat adalah amanah yang harus dijaga dengan kinerja nyata.
