Bekasi, Faktandonesianews.com– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menegaskan komitmennya dalam memperkuat sinergi penegakan hukum dan pelayanan publik yang akuntabel.
Hal itu ditegaskan dalam acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Bekasi, dari Dwi Astuti Beniyati kepada Eddy Sumarman, yang berlangsung di Grande Valore Hotel, Jumat malam.
Acara berlangsung hangat dan penuh apresiasi. Hadir dalam kegiatan ini Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, Wakil Bupati Asep Surya Atmaja, unsur Forkopimda, Sekda Dedy Supriyadi, para kepala perangkat daerah, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Apresiasi untuk Kepemimpinan Dwi Astuti
Bupati Ade menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas pengabdian Dwi Astuti selama menjabat sebagai Kajari. Ia menilai, selama kepemimpinannya, Kejari Bekasi berhasil membangun kemitraan strategis dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih dan berbasis hukum.
“Kepemimpinan beliau sangat membantu penguatan sistem pelayanan publik dan pengawasan hukum di lingkungan Pemkab Bekasi,” kata Ade.
Dwi dikenal aktif menjalankan edukasi hukum, seperti program Jaga Desa, dengan menyasar langsung masyarakat di desa-desa, sekolah-sekolah, dan lembaga pemerintahan.
Sambutan Hangat untuk Kajari Baru Eddy Sumarman
Tak hanya melepas, Pemkab Bekasi juga menyambut kehadiran Kajari baru, Eddy Sumarman, dengan penuh optimisme.
Bupati Ade menegaskan, Pemkab siap berkolaborasi dan membangun kerja sama yang lebih erat demi mewujudkan pelayanan publik yang adil dan transparan.
“Kami percaya Pak Eddy membawa semangat baru. Dengan visi yang sama, kami akan terus membangun kolaborasi antarinstansi,” ujar Ade.
Eddy sendiri dalam sambutannya mengaku bersyukur dapat mengabdi di Kabupaten Bekasi. Ia menyebut siap meneruskan capaian dan inovasi yang telah dibangun pendahulunya.
“Saya merasa terhormat dan juga tertantang untuk melanjutkan jejak luar biasa yang ditinggalkan Ibu Dwi. Kolaborasi menjadi kunci agar Kejari Bekasi bisa semakin kuat dan dekat dengan masyarakat,” ucapnya.
Ia juga menyatakan akan membuka ruang komunikasi seluas-luasnya, demi menciptakan hubungan antar-lembaga yang harmonis.






