Banjir Bandang di Sungai Cikapundung, Distribusi Air Tirtawening Terganggu Sementara

Banjir Bandang di Sungai Cikapundung, Distribusi Air Tirtawening Terganggu Sementara

Bandung, Faktaindonesianews.com – Perumda Tirtawening Kota Bandung mengumumkan adanya gangguan sementara pada distribusi air bersih akibat banjir bandang yang terjadi di Sungai Cikapundung, Rabu, 14 Mei 2025. Dampak banjir ini menyebabkan tingkat kekeruhan air meningkat signifikan, sehingga mengganggu produksi air di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Badaksinga.

Dalam keterangan resmi, Tirtawening menyebutkan bahwa produksi air dikurangi mulai pukul 16.24 WIB hingga 20.45 WIB, dengan total waktu off selama 4 jam 21 menit. Meski demikian, aliran air diperkirakan baru akan kembali normal maksimal dalam 7 hari ke depan.

Bacaan Lainnya

Wilayah Pelayanan Terdampak dan Kontak Pengaduan

Gangguan distribusi ini berdampak pada beberapa wilayah pelayanan, yaitu:

  • Wilayah Pelayanan 2: 📞 0821-2034-6749

  • Wilayah Pelayanan 3: 📞 0821-2034-6748

  • Wilayah Pelayanan 5: 📞 0823-1818-5655

  • Wilayah Pelayanan 6: 📞 0822-1997-6746

Masyarakat yang terdampak diminta untuk bersabar dan memantau informasi resmi dari Tirtawening.

Layanan Alternatif: Truk Tangki PNP Disiagakan

Sebagai bentuk antisipasi, Tirtawening menyiagakan truk tangki Pelayanan Non Perpipaan (PNP). Layanan ini dapat dimanfaatkan oleh pelanggan yang membutuhkan, dengan syarat minimal 10 pelanggan dalam satu wilayah yang dikoordinir secara kolektif.

Untuk pemesanan truk tangki PNP, pelanggan bisa menghubungi:

  • ☎ Kantor PNP: 022 – 2507993

  • 📱 WhatsApp: 0877-7972-6506

Komitmen Pelayanan Maksimal

Perumda Tirtawening menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan setia.

“Kami terus berupaya maksimal untuk menstabilkan kembali proses produksi air. Terima kasih atas perhatian dan pengertian warga Bandung,” tulis pernyataan resmi dari Tirtawening.

Kejadian banjir bandang di Sungai Cikapundung berdampak langsung pada ketersediaan air bersih di Kota Bandung. Tirtawening telah menyiapkan langkah antisipatif dengan truk tangki PNP agar masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan air harian selama masa pemulihan.

Pos terkait