BRI Dorong UMKM Naik Kelas, Pundi Craft Jadi Contoh Transformasi Lewat Rumah BUMN

BRI Dorong UMKM Naik Kelas, Pundi Craft Jadi Contoh Transformasi Lewat Rumah BUMN

Jakarta, Faktaindonesianews.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Tanah Air. Melalui program Rumah BUMN, BRI aktif membina pelaku usaha kreatif agar mampu meningkatkan kapasitas, kualitas, dan daya saing di pasar yang semakin kompetitif. Salah satu UMKM yang merasakan langsung manfaat pendampingan tersebut adalah Pundi Craft, sebuah usaha kerajinan berbasis kayu dan dekorasi rumah yang berlokasi di Jakarta Barat.

Pemilik Pundi Craft, Dewi Wardah, mengungkapkan usaha kerajinannya berawal dari hobi sejak masa sekolah. Keterampilan tangan yang berkembang secara otodidak, ditambah pendidikan formal di bidang seni rupa, membentuk pondasi kuat bagi perjalanan usahanya. Ia mulai menjalankan bisnis secara profesional pada 1985 dengan memproduksi berbagai jenis souvenir pernikahan.

Bacaan Lainnya

“Sejak sekolah saya sudah terbiasa membuat kerajinan secara otodidak. Berawal dari bakat dan keterampilan itulah saya terus mengembangkan usaha hingga akhirnya menggunakan brand Pundi Craft pada 1993,” ujar Dewi, Minggu (16/11/2025).

Penggunaan merek resmi menjadi titik balik bagi usahanya. Identitas yang semakin kuat membuat Dewi lebih mudah bergabung dengan berbagai komunitas perajin. Ia aktif mengikuti kegiatan Dekranasda sejak 2017 hingga akhirnya meraih penghargaan kriya kayu terbaik dari Dewan Kerajinan Nasional pada 2019. Momentum tersebut menjadi pintu masuk bagi Dewi untuk mengenal program pembinaan UMKM dari BRI.

Sejak menjadi bagian dari Rumah BUMN BRI, Pundi Craft mendapatkan berbagai pelatihan, mulai dari manajemen usaha, branding, hingga peningkatan kualitas produk. Menurut Dewi, pelatihan tersebut sangat membantu dalam mengelola bisnis secara lebih profesional dan adaptif terhadap kebutuhan pasar.

Produk-produk Pundi Craft kini meliputi tote bag, dekorasi rumah, merchandise, hingga karya kerajinan berbahan kayu yang memiliki ciri khas desain artistik. Produk tersebut dipasarkan melalui e-commerce seperti Tokopedia, media sosial Instagram, serta dua galeri fisik: Galeri MULA dan Galeri Dekranasda Kota Tua di Museum Fatahillah, Jakarta.

Hingga akhir September 2025, BRI mencatat telah membina 54 Rumah BUMN dan menyelenggarakan lebih dari 17 ribu pelatihan bagi pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menegaskan bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam rantai nilai ekonomi nasional. Karena itu, BRI konsisten memperluas pembinaan agar pelaku usaha kreatif dapat terus berkembang dan berdaya saing.

“Pundi Craft menunjukkan bagaimana UMKM bisa naik kelas melalui konsistensi menjaga kualitas dan identitas desain. Rumah BUMN hadir untuk menjembatani kebutuhan pelatihan dan akses pasar. Ke depan kami akan memperluas jangkauan pendampingan,” ujar Dhanny.

Pos terkait