Faktaindonesianews.com – Kiprah pemain-pemain Asia di Premier League terus menarik perhatian, termasuk para penjaga gawang yang pernah memperkuat klub kasta tertinggi Liga Inggris. Menariknya, sejumlah kiper Asia yang pernah bermain di Premier League juga memiliki pengalaman menghadapi Timnas Indonesia.
Beberapa di antaranya bahkan pernah merasakan gawangnya dibobol pemain Indonesia dalam pertandingan resmi.
Sebelum Zion Suzuki bergabung dengan Aston Villa, sejumlah penjaga gawang asal Asia lebih dahulu mencatatkan sejarah dengan menandatangani kontrak bersama klub Premier League.
Berikut tiga kiper Asia yang pernah menghadapi Timnas Indonesia.
1. Ali Al Habsi – Oman
Ali Al Habsi menjadi salah satu penjaga gawang Asia yang mencatat sejarah di Premier League. Kiper asal Oman tersebut pernah memperkuat Bolton Wanderers dan Wigan Athletic pada periode 2006 hingga 2015.
Al Habsi dua kali berhadapan dengan Timnas Indonesia dalam Kualifikasi Piala Asia 2011.
Pertemuan pertama berlangsung di Oman dan berakhir tanpa gol. Namun, Indonesia berhasil mencetak gol ketika kedua tim kembali bertemu di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Oman memang berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 2-1, tetapi Boaz Solossa sukses membobol gawang Al Habsi.
Gol tersebut menjadi salah satu catatan menarik dalam pertemuan Indonesia dengan penjaga gawang yang pernah bermain di Premier League.
2. Neil Etheridge – Filipina
Penjaga gawang berikutnya adalah Neil Etheridge dari Filipina.
Etheridge sebenarnya sudah lebih dahulu menandatangani kontrak dengan Fulham, tetapi tidak mendapatkan kesempatan bermain di Premier League.
Ia kemudian mencatatkan penampilan di kasta tertinggi sepak bola Inggris bersama Cardiff City setelah klub asal Wales tersebut promosi pada musim 2018/2019.
Etheridge memiliki pengalaman yang cukup panjang menghadapi Timnas Indonesia. Ia tercatat lima kali berjumpa Indonesia dan tidak pernah merasakan kemenangan.
Pertemuan pertama terjadi pada semifinal Piala AFF 2010.
Indonesia mengalahkan Filipina 1-0 pada leg pertama dan kedua. Dua pertandingan tersebut juga membuat Etheridge harus menyaksikan Cristian Gonzales mencetak gol ke gawang Filipina.
Etheridge kembali menghadapi Indonesia dalam pertandingan persahabatan internasional pada 2012. Laga tersebut berakhir imbang, tetapi Indonesia kembali mampu mencetak dua gol.
Pertemuan terbaru terjadi dalam fase kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pertandingan di Manila berakhir dengan skor 1-1. Sementara saat bermain di SUGBK, Indonesia berhasil menang setelah Thom Haye dan Rizky Ridho mencetak gol.
Dengan demikian, Etheridge menjadi salah satu kiper Asia yang cukup sering berhadapan dengan Timnas Indonesia sekaligus pernah merasakan gawangnya dibobol pemain Indonesia.
3. Zion Suzuki – Jepang
Nama terbaru dalam daftar ini adalah Zion Suzuki.
Suzuki memiliki pengalaman menghadapi Indonesia bersama Timnas Jepang, termasuk dalam Piala Asia 2023 dan Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pada Piala Asia 2023, Jepang berhasil mengalahkan Indonesia. Namun, gawang Suzuki tidak sepenuhnya aman karena Sandy Walsh berhasil mencetak gol.
Jepang akhirnya memenangkan pertandingan tersebut, tetapi gol Sandy Walsh membuat Suzuki masuk dalam catatan kiper Asia yang pernah kebobolan pemain Timnas Indonesia.
Sementara itu, pertemuan berikutnya dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 memberikan hasil berbeda bagi Suzuki. Ia mampu menjaga gawang Jepang tanpa kebobolan ketika menghadapi Indonesia.
Suzuki kemudian menjadi perhatian setelah bergabung dengan Aston Villa, yang membuat namanya semakin dekat dengan panggung Premier League.
Bukan Sekadar Catatan Statistik
Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa sejumlah penjaga gawang Asia yang berhasil mencapai level Premier League ternyata memiliki sejarah pertemuan dengan Timnas Indonesia.
Boaz Solossa, Cristian Gonzales, Thom Haye, Rizky Ridho, dan Sandy Walsh menjadi pemain Indonesia yang pernah mencetak gol ke gawang kiper-kiper tersebut dalam pertandingan berbeda.
Menariknya, catatan tersebut membentang dari generasi berbeda. Al Habsi menghadapi Indonesia pada era Kualifikasi Piala Asia 2011, Etheridge bertemu Indonesia dalam beberapa kompetisi hingga Kualifikasi Piala Dunia 2026, sedangkan Suzuki menghadapi Indonesia di Piala Asia 2023 dan Kualifikasi Piala Dunia 2026.






