Heboh! Pria Berhoodie Diduga Lakukan Aksi Pembakaran Beruntun di Bandung-Cimahi, Polisi Buru Pelaku

BANDUNG, Faktaindonesianews.com – Aparat kepolisian tengah menyelidiki serangkaian dugaan aksi pembakaran misterius yang terjadi di Kota Bandung dan Cimahi, Jawa Barat, dalam beberapa hari terakhir. Sedikitnya tiga lokasi menjadi sasaran upaya pembakaran sejak Jumat (31/7) hingga Selasa (4/8/2026), dengan ciri-ciri pelaku dan modus operandi yang diduga serupa.

Dalam seluruh kejadian tersebut, pelaku terekam kamera pengawas (CCTV) mengenakan hoodie hitam, membawa ransel, dan beraksi pada dini hari. Beruntung, kobaran api di setiap lokasi berhasil dipadamkan warga sehingga tidak menimbulkan kerusakan yang lebih besar.

Bacaan Lainnya

Gerobak Pedagang di Cimahi Jadi Sasaran Pertama

Peristiwa pertama terjadi di Jalan Ria, Kelurahan Cimahi, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, pada Jumat (31/7) dini hari.

Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar di media sosial, seorang pria berhoodie hitam terlihat mendekati deretan gerobak pedagang kaki lima yang ditutupi terpal biru. Pelaku kemudian menyulut api pada bagian terpal sebelum meninggalkan lokasi.

Api sempat membesar, namun berhasil dipadamkan warga sehingga gerobak milik pedagang bakso, dimsum, dan ayam goreng tidak habis terbakar.

Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, membenarkan pihaknya telah menerima laporan tersebut dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Sudah diterima informasinya, sudah ditindaklanjuti oleh anggota dengan mengecek dan olah TKP. Kami sedang melakukan penyelidikan,” ujar Gofur.

Korban bernama Sriyono (45) mengaku baru mengetahui gerobaknya menjadi sasaran pembakaran saat hendak berjualan pada Sabtu pagi.

“Saya juga kurang tahu kenapa sampai ada yang mau membakar gerobak saya, mudah-mudahan pelakunya segera tertangkap,” katanya.

Bendera Merah Putih Dibakar di Andir

Dua hari berselang, aksi serupa terjadi di Kelurahan Maleber, Kecamatan Andir, Kota Bandung, pada Minggu (2/8) dini hari.

Kali ini sasaran pelaku adalah bendera Merah Putih yang dipasang di depan rumah warga.

Rekaman CCTV memperlihatkan pria berhoodie hitam berjalan memasuki gang, kemudian membakar bendera menggunakan korek api sebelum meninggalkan lokasi.

Api berhasil dipadamkan warga yang kebetulan melintas sehingga tidak sempat merambat ke bangunan rumah.

Kapolsek Andir Kompol Triyono Raharja mengatakan polisi masih mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan para saksi.

“Kita masih lakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut,” ujarnya.

Pemilik rumah, Mia (61), mengaku bersyukur api cepat diketahui warga.

“Kalau enggak ada orang pasti api merambat ke rumah,” tuturnya.

Bangunan di Astanaanyar Ikut Menjadi Target

Insiden ketiga terjadi di kawasan Karasak, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, pada Selasa (4/8) sekitar pukul 02.40 WIB.

Berbeda dari dua kejadian sebelumnya, kali ini api sempat membakar bangunan hingga petugas Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung diterjunkan untuk melakukan pemadaman.

Rekaman CCTV menunjukkan seorang pria berhoodie hitam, mengenakan masker, dan membawa ransel menyulut api sebelum meninggalkan lokasi.

Tidak lama kemudian kobaran api muncul dan menghanguskan sebagian bangunan sebelum akhirnya berhasil dipadamkan.

Kapolsek Astanaanyar Kompol Fetrizal mengatakan pelaku memiliki ciri-ciri yang sangat mirip dengan pelaku pada dua kejadian sebelumnya.

“Dugaan sementara orang yang sama,” katanya.

Menurutnya, korban telah membuat laporan resmi dan kasus kini ditangani bersama Satreskrim Polrestabes Bandung.

Polisi Selidiki Dugaan Pelaku yang Sama

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton menyatakan penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan apakah seluruh kejadian tersebut dilakukan oleh orang yang sama.

Polisi saat ini mengumpulkan bukti, memeriksa rekaman CCTV dari berbagai lokasi, serta meminta keterangan para saksi.

“Memang ada indikasi kemiripan dengan TKP lainnya, tetapi kami masih memastikan apakah benar pelakunya sama atau tidak,” kata Anton.

Hingga kini, motif aksi pembakaran tersebut masih belum diketahui. Aparat kepolisian juga belum menetapkan tersangka dan masih mendalami seluruh kemungkinan, termasuk apakah ketiga peristiwa tersebut saling berkaitan.

Polisi Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Maraknya dugaan aksi pembakaran dalam beberapa hari terakhir membuat masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hingga dini hari. Warga yang memiliki rekaman CCTV atau informasi yang berkaitan dengan pelaku diimbau segera melaporkannya kepada kepolisian untuk mempercepat proses penyelidikan.

Meski terdapat kemiripan ciri pelaku dan pola aksi di tiga lokasi berbeda, hingga saat ini polisi masih melakukan pendalaman dan belum menyimpulkan bahwa seluruh peristiwa dilakukan oleh orang yang sama. Penyelidikan terus berlangsung untuk mengungkap identitas pelaku, motif, serta memastikan ada atau tidaknya keterkaitan antara rangkaian dugaan pembakaran tersebut.

Pos terkait