Bogor, Faktaindonesianews.com – Misteri tewasnya seorang wanita dengan kondisi tangan terikat di pinggir jalan Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, akhirnya mulai terungkap. Polisi memastikan korban bernama Arifianti (41), perempuan asal Jakarta Selatan yang ditemukan tak bernyawa pada Sabtu (6/12) malam.
Kapolsek Gunung Putri, Kompol Aulia Robby, mengatakan identitas korban berhasil dikenali setelah pihak kepolisian melakukan pemeriksaan lanjutan. “Identitas orang Jakarta Selatan, atas nama Arifianti, usia 41 tahun,” kata Aulia, Minggu (7/12). Ia juga menambahkan bahwa korban diketahui sudah bercerai dan tidak tinggal di kawasan Gunung Putri.
Keluarga Sudah Diberi Informasi
Usai identitas terverifikasi, polisi langsung menghubungi pihak keluarga. Mereka datang ke RS Polri Kramat Jati untuk memastikan kondisi korban. Menurut Aulia, jenazah akan segera diserahkan untuk proses pemakaman.
“Keluarga korban sudah dihubungi, dari tadi malam sudah berada di rumah sakit. Kemungkinan hari ini jenazah diambil dan dimakamkan,” ujarnya.
Penemuan Mayat: Tangan Terikat, Tergeletak di Samping Angkot
Korban ditemukan oleh warga dalam kondisi sangat mengenaskan—tangannya terikat menggunakan tali dan tubuhnya tergeletak di dekat sebuah angkot yang terparkir. Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 17.30 WIB, ketika hujan deras mengguyur kawasan Gunung Putri.
Seorang saksi bernama Hakim, yang saat itu melintas menggunakan motor bersama rekannya Bahul, sempat melihat korban masih hidup dan sedang dibonceng seorang pria.
Hakim mengaku mencurigai cara pria tersebut membawa korban, terlebih karena kaki korban sempat terlihat terseret ke aspal. Ia bahkan mencoba mengingatkan pengendara motor itu, namun peringatannya diabaikan.
Aulia membenarkan kesaksian itu. “Saksi melihat motor Honda Vario yang dikendarai seorang pria memakai helm hitam dan jas hujan. Penumpangnya seorang perempuan yang tangannya terikat tali,” jelasnya.
Korban terlihat menggunakan jas hujan biru dan celana panjang hitam, dengan kondisi kedua tangan terikat namun masih memeluk tubuh sang pengemudi motor, seolah sedang menopang diri dalam kondisi lemah.
Polisi Dalami Motif dan Peran Pengendara Motor
Hingga kini, polisi masih menyelidiki siapa pria yang membonceng korban dan apa motif di balik kondisi korban yang ditemukan tanpa nyawa dengan tangan terikat. Penyidik tengah mengumpulkan rekaman CCTV, keterangan saksi, serta bukti lain yang dapat mengarah pada pelaku.
Kasus ini masih berkembang dan polisi memastikan penyelidikan dilakukan secara menyeluruh.






