LKG BRI Indonesia Siap Harumkan Nama Bangsa di Gothia Cup 2025 Swedia

LKG BRI Indonesia Siap Harumkan Nama Bangsa di Gothia Cup 2025 Swedia

JAKARTA, Faktaindonesianews.com — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) bersama Liga Kompas secara resmi melepas keberangkatan Tim LKG BRI Indonesia yang akan berlaga di turnamen sepak bola remaja internasional Gothia Cup 2025 di Gothenburg, Swedia. Ajang ini dikenal sebagai “Piala Dunia-nya sepak bola remaja” karena diikuti oleh ratusan tim dari lebih dari 70 negara.

Sebanyak 18 pemain muda Indonesia terpilih dari hasil seleksi Liga Kompas musim 2024–2025 akan bertarung di kategori Boys U-15. Mereka didampingi pelatih Tb Wahyudiansyah, asisten pelatih Edi, serta dua official dari Kompas.

Bacaan Lainnya

“BRI percaya generasi emas sepak bola Indonesia bisa dibentuk sejak dini. Dengan dukungan tepat, mereka akan mampu bersaing di kancah global dan mengharumkan nama bangsa,” ujar Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi, Selasa (15/7/2025).

Latihan Intensif dan Persiapan Matang

Sebelum berangkat, tim menjalani program latihan intensif selama 2,5 bulan, termasuk:

  • Pendampingan psikologis dari Ikatan Psikologi Olahraga

  • Latihan fisik dan taktik bersama Tim 11

  • Arahan gizi untuk pemain dan orang tua

  • Latih tanding melawan 12 tim U-16 sebagai sparing partner

  • Pemusatan latihan di Bromelia Resort, Puncak, untuk simulasi suhu Swedia

Semua ini disiapkan agar tim siap menghadapi jadwal padat dua hingga tiga laga per hari selama turnamen.

“Mereka adalah pemain terpilih dari proses seleksi ketat sepanjang musim. Kami optimistis tim ini mampu menjadi juara,” ungkap Direktur Liga Kompas Emilius Caesar Alexey.

Menurut Caesar, tahun ini LKG BRI Indonesia menggunakan teknologi digital dalam memetakan kelemahan pemain dan strategi lawan. Rotasi pemain pun diatur sedemikian rupa agar tidak ada ketimpangan di tiap posisi, sehingga siap tempur sepanjang turnamen.

Target: Juara Dunia!

Selama keikutsertaannya di Gothia Cup, Liga Kompas telah mencatat prestasi membanggakan:

  • Runner-up tahun 2013

  • Peringkat ketiga tahun 2018

Tahun ini, targetnya lebih tinggi: menjadi juara dunia di ajang sepak bola junior paling bergengsi ini.

“Kami berharap tim ini dapat memberikan kejutan positif dan menjadi kebanggaan rakyat Indonesia,” pungkas Hendy.

Pos terkait