Faktaindonesianews.com, Jakarta – Polisi membongkar modus pria berinisial NW (43) yang diduga kerap mencuri di hotel-hotel mewah wilayah Jakarta. Untuk mengelabui korban dan petugas, pelaku menyamar sebagai karyawan atau peserta kegiatan dengan penampilan rapi lengkap memakai batik dan lanyard.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Bhudi Hermanto, mengatakan pelaku sengaja berbaur di tengah kegiatan seminar atau pertemuan agar tidak menimbulkan kecurigaan.
“Pelaku beraksi dengan menyamar sebagai karyawan atau peserta kegiatan menggunakan batik dan lanyard agar tak menimbulkan kecurigaan,” ujar Bhudi dalam keterangannya, Selasa (17/2).
Sasar Seminar di Hotel Berbintang
Aksi terakhir NW terjadi di sebuah hotel kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, pada Selasa (10/2). Perbuatannya terekam kamera CCTV dan videonya sempat viral di media sosial.
Saat itu, korban meninggalkan barang di ruang rapat untuk istirahat makan siang. Tas ransel berisi handphone diletakkan di atas kursi, sementara laptop disimpan di bawah meja. Situasi ruangan yang kosong dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya.
Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan tas ransel hitam berisi handphone Oppo Reno 10 X Zoom, laptop Lenovo Ideapad Gaming 3i, serta uang tunai Rp300 ribu. Korban kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Tanah Abang.
“Pelaku diduga menyasar kegiatan seminar atau pertemuan di hotel berbintang. Ia masuk dengan penampilan rapi layaknya pekerja kantoran, mengenakan batik dan lanyard, serta membawa tas, sehingga leluasa mengambil barang korban yang ditinggal tanpa pengawasan,” jelas Bhudi.
Terungkap dari Rekaman CCTV
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Resmob melakukan penyelidikan dengan menelusuri rekaman CCTV di lokasi. Dari hasil analisis, polisi menemukan kemiripan modus dengan dua kasus pencurian lain yang terjadi pada Agustus dan Oktober 2025 di hotel kawasan Jakarta Pusat.
Setelah mengantongi identitas, polisi akhirnya menangkap NW di kawasan Matraman, Jakarta Timur, pada Jumat (13/2).
Dalam penangkapan itu, penyidik menyita sejumlah barang bukti, antara lain satu unit laptop milik korban, lanyard, kacamata hitam, tas hitam, baju batik, celana jeans, serta sepatu yang digunakan saat beraksi.
Kini, NW menjalani pemeriksaan intensif di Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Polisi juga mendalami kemungkinan adanya lokasi kejadian lain yang berkaitan dengan aksi pelaku.
Kasus ini menjadi peringatan bagi peserta seminar atau kegiatan di hotel agar tidak meninggalkan barang berharga tanpa pengawasan, meskipun berada di lingkungan yang terlihat aman dan eksklusif.






