Jakarta, Faktaindonesianews.com – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzzammil Yusuf bersama jajaran petinggi partainya melakukan kunjungan politik ke kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat di Jakarta Pusat, Selasa (25/11) sore. Kunjungan tersebut disambut secara langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Pantauan di lokasi menunjukkan rombongan PKS yang hadir cukup lengkap. Selain Almuzzammil, tampak Sekjen PKS Muhammad Kholid, Bendahara Umum PKS Noerhadi, serta sejumlah politikus PKS lainnya seperti Mardani Ali Sera. Mereka terlihat memasuki kantor Demokrat dalam suasana santai namun tetap membawa nuansa politik yang hangat.
Dari pihak Demokrat, AHY hadir bersama sejumlah petinggi partai. Di antaranya Ketua Fraksi Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), Sekjen Demokrat Herman Khaeron, serta beberapa politisi lain seperti Iftitah Sulaiman, Ossy Dermawan, dan Afriansyah Noor.
AHY menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk silaturahmi politik yang telah direncanakan sejak lama.
“Silaturahmi, silaturahmi yang sudah diniatkan sejak lama. Alhamdulillah Presiden PKS bersama DPP PKS bisa datang ke Demokrat,” ujar AHY.
Hingga berita ini ditulis, pertemuan internal antara kedua partai masih berlangsung. Keduanya tampak berbincang di ruang pertemuan utama, menandakan adanya komunikasi politik yang cukup cair antara PKS dan Demokrat.
Dalam sambutannya, AHY sempat menyinggung kembali momen kebersamaan Demokrat dan PKS di Tim 8 jelang Pilpres 2024 lalu. Tim tersebut berisi perwakilan dari NasDem, Demokrat, PKS, serta pihak dari Anies Baswedan. Mereka sebelumnya berperan sebagai koordinator komunikasi politik koalisi menjelang penentuan pasangan calon presiden dan wakil presiden.
Namun, Tim 8 bubar setelah keputusan politik berubah dan munculnya pasangan Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Kondisi tersebut membuat Partai Demokrat memutuskan keluar dari koalisi yang semula mereka bangun bersama PKS dan NasDem.






