Faktaindonesianews.com – Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia, Ahmad Ali, mengaku akan berkoordinasi dengan relawan Projo terkait rencana Presiden ketujuh RI Joko Widodo atau Jokowi untuk berkeliling Indonesia.
Menurut Ahmad Ali, salah satu faktor utama yang menjadi pertimbangan dalam agenda tersebut adalah kondisi kesehatan Jokowi yang belum lama ini menjalani masa pemulihan.
Hal itu disampaikan Ahmad Ali usai bertemu Jokowi di kediamannya di kawasan Sumber, Banjarsari, Solo, Rabu (20/5/2026). Pertemuan keduanya berlangsung lebih dari satu jam dan membahas berbagai hal, termasuk perkembangan politik nasional.
“Kan yang merencanakan ini teman-teman Projo dan nanti pasti kita akan berkoordinasi dan juga melihat kondisi kesehatan, sehingga ini menjadi sebuah faktor yang kita perhitungkan,” ujar Ahmad Ali kepada wartawan.
Ahmad Ali Sebut Kondisi Jokowi Sudah Pulih
Meski demikian, Ahmad Ali menilai kondisi kesehatan Jokowi saat ini sudah jauh membaik. Ia bahkan menyebut semangat Jokowi untuk kembali turun menyapa masyarakat masih sangat kuat.
“Secara fisik saya baru bicara berdiskusi, beliau kesehatannya sudah pulih, tidak ada yang kurang. Semangatnya malah semakin kuat,” katanya.
Namun demikian, PSI tetap mempertimbangkan faktor usia serta kondisi pemulihan Jokowi sebelum agenda perjalanan nasional benar-benar dijalankan.
“Faktor kesehatan itu sudah tidak lagi menjadi penghalang, tapi kita juga tidak bisa menutup mata faktor umur kemudian beliau baru sembuh. Ini harus diperhitungkan secara matang,” lanjutnya.
Jokowi Disebut Lebih Sehat Jika Bertemu Masyarakat
Ahmad Ali juga mengungkapkan bahwa Jokowi memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan masyarakat. Bahkan menurutnya, mantan wali kota Solo itu justru merasa lebih sehat ketika bertemu langsung dengan warga.
“Pak Jokowi ini kalau tidak ketemu masyarakat, tidak ketemu orang, justru sakit. Jadi dengan berkeliling itu akan membuat beliau menjadi lebih sehat,” ujarnya.
Ia memastikan bila Jokowi nantinya benar-benar melakukan perjalanan keliling Indonesia, kader PSI di berbagai daerah akan ikut menyambut dan mendampingi agenda tersebut.
“Kalau beliau turun, Insya Allah setiap daerah yang dikunjungi pasti akan disambut kader-kader PSI di daerah,” kata Ahmad Ali.
Disebut Jadi Napak Tilas Jokowi Menyapa Rakyat
Ahmad Ali menilai rencana perjalanan tersebut menjadi bagian dari kerinduan Jokowi terhadap masyarakat setelah menyelesaikan masa jabatan sebagai presiden selama dua periode.
“Beliau ini mantan presiden sepuluh tahun. Tentunya ada kerinduan yang sangat terhadap masyarakat dan rakyat. Itu yang mendasari beliau untuk berkeliling menyapa masyarakat Indonesia,” tuturnya.
Ia menyebut agenda tersebut juga bisa menjadi semacam perjalanan napak tilas Jokowi untuk kembali melihat langsung kondisi masyarakat di berbagai daerah.
Selain membahas rencana kunjungan, Ahmad Ali mengaku meminta masukan dan nasihat politik dari Jokowi terkait arah dan pengembangan PSI ke depan.
“Diskusi kami tadi lebih banyak membahas perkembangan politik yang ada hari ini sehingga nanti menjadi masukan dari beliau untuk pengembangan PSI ke depannya,” pungkasnya.






