Polresta Bandung Siagakan 1.333 Personel Amankan Mudik Lebaran 2026 di Kabupaten Bandung

Polresta Bandung Siagakan 1.333 Personel Amankan Mudik Lebaran 2026 di Kabupaten Bandung

Faktaindonesianews.com, Bandung – Menjelang arus mudik Idulfitri 2026, jajaran Polresta Bandung menyiapkan pengamanan besar-besaran di wilayah Kabupaten Bandung. Sebanyak 1.333 personel gabungan diterjunkan untuk memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan para pemudik yang melintasi kawasan tersebut.

Kapolresta Bandung Aldi Subartono menjelaskan bahwa penempatan personel ini merupakan bagian dari strategi pengamanan terpadu selama periode mudik dan perayaan Lebaran. Langkah tersebut diambil agar masyarakat yang melakukan perjalanan ke kampung halaman dapat merasakan situasi yang aman, tertib, dan nyaman.

Bacaan Lainnya

Menurut Aldi, seluruh personel yang ditugaskan telah melakukan pemetaan jalur mudik, baik jalur utama maupun jalur alternatif yang biasa dilalui pemudik di Kabupaten Bandung. Pemetaan ini dilakukan untuk mengidentifikasi titik rawan kemacetan serta lokasi yang berpotensi terjadi kecelakaan lalu lintas selama arus mudik maupun arus balik.

“Seluruh personel sudah melakukan pemetaan jalur utama dan jalur alternatif yang akan dilalui pemudik, termasuk titik rawan macet dan rawan kecelakaan,” ujar Aldi dalam keterangannya pada Minggu (8/3).

Pos Terpadu Nagreg Jadi Fokus Pengamanan

Salah satu fokus pengamanan berada di kawasan Nagreg, yang dikenal sebagai jalur strategis penghubung antara Jawa Barat dan Jawa Tengah. Di kawasan ini, Polresta Bandung akan mendirikan Pos Terpadu Nagreg yang diberi nama Kampung Kaheman.

Pos terpadu tersebut disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan yang setiap tahunnya memadati jalur Nagreg saat musim mudik. Kawasan ini memang dikenal sebagai salah satu titik paling sibuk dalam jalur mudik di Jawa Barat, sehingga memerlukan pengawasan ekstra dari aparat kepolisian.

Selain Pos Terpadu di Nagreg, Polresta Bandung juga menyiapkan 12 pos pengamanan tambahan yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Bandung. Pos-pos tersebut akan menjadi pusat pelayanan sekaligus pengawasan lalu lintas selama masa mudik Lebaran.

Fasilitas Lengkap untuk Pemudik

Untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat, setiap pos pengamanan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung bagi pemudik. Di antaranya adalah tempat istirahat, layanan kesehatan berupa ambulans dan tenaga medis, serta fasilitas lain yang dapat membantu pemudik yang membutuhkan bantuan selama perjalanan.

Tidak hanya itu, Polresta Bandung juga menghadirkan program penitipan kendaraan gratis bagi masyarakat yang akan meninggalkan rumah saat mudik. Layanan ini tersedia di Markas Komando Polresta Bandung maupun di seluruh kantor Polsek di wilayah hukumnya.

Kapolresta Aldi menyebut program tersebut bertujuan memberikan rasa aman bagi warga yang khawatir meninggalkan kendaraan di rumah selama perjalanan mudik.

Imbauan Kepada Masyarakat

Selain menyiapkan pengamanan, kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan mudik dengan baik. Warga diminta memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan, seperti mematikan peralatan listrik yang tidak diperlukan serta mengunci rumah dengan baik.

Polisi juga mengingatkan pengendara agar mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi kendaraan tetap prima, serta beristirahat jika merasa lelah selama perjalanan.

Pos terkait